Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Peningkatan Permintaan Dorong Utilisasi Pabrik Granit Mendekati 100%

Peningkatan permintaan domestik dan kebijakan impor yang membatasi impor granit tile mendorong utilisasi pabrik produsen lokal mendekati penuh, sementara rata-rata industri nasional masih di bawah ambang ideal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 16.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Peningkatan Permintaan Dorong Utilisasi Pabrik Granit Mendekati 100%
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kinerja produksi industri granit tile di dalam negeri menunjukkan tren positif, dengan sejumlah pabrikan mencatat tingkat utilisasi mendekati 100%. PT Superior Porcelain, produsen Alila Granite Tile, melaporkan kapasitas produksi yang hampir terisi penuh, sejalan dengan target pertumbuhan tahunan sebesar 10%. Kondisi ini menjadi refleksi dari kebijakan pemerintah yang kini melarang impor keramik granit tile sejak Januari 2025, sehingga seluruh kebutuhan pasar dalam negeri dipenuhi oleh produsen lokal.

Peningkatan permintaan dalam negeri juga didukung oleh berbagai program pemerintah, termasuk pembangunan 3 juta rumah, renovasi rumah tidak layak huni, serta program infrastruktur sosial seperti Sekolah Rakyat dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Program-program ini menjadi pemicu utama permintaan terhadap material bangunan, termasuk granit tile, yang kini mulai masuk ke proyek-proyek pemerintah. Salah satu bentuk strategi perusahaan adalah ikut serta dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai langkah memperluas akses pasar.

Namun, di tengah optimisme produksi, tantangan biaya tetap menjadi pekerjaan rumah. Kenaikan harga energi, bahan baku, dan logistik berdampak langsung pada harga jual produk domestik. Di sisi lain, pelemahan nilai tukar rupiah justru memberi keunggulan kompetitif bagi produk lokal di pasar ekspor, sehingga produsen mulai mempertimbangkan ekspansi ke luar negeri sebagai respons terhadap tekanan biaya internal.

Secara umum, rata-rata utilisasi industri pengolahan nonmigas di Tanah Air masih berada di angka 64,8%, jauh di bawah target ideal pemerintah yang dipatok minimal 70%. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menekankan perlunya peningkatan kapasitas manufaktur nasional agar lebih efisien dan mampu menyerap potensi pasar dalam negeri secara optimal. Meski sebagian sektor seperti granit tile sudah menunjukkan kinerja tinggi, masih banyak ruang untuk perbaikan di sektor lain agar pertumbuhan industri menjadi merata dan berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya