Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penumpang Ditangkap Usai Amuk dan Hina Rasis di Pesawat

Seorang penumpang pria diborgol dan diikat lakban setelah mengamuk serta melontarkan ujaran rasis dan kekerasan fisik di pesawat rute Dallas–Newark, memicu pendaratan darurat di Maryland.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 07.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Penumpang Ditangkap Usai Amuk dan Hina Rasis di Pesawat
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Penerbangan maskapai American Airlines dari Dallas menuju Newark terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Baltimore/Washington Thurgood Marshall pada Kamis malam waktu setempat, akibat seorang penumpang pria yang melakukan tindakan kekerasan dan ujaran rasis di dalam pesawat. Insiden terjadi sekitar dua jam setelah pesawat lepas landas, ketika pria tersebut tiba-tiba berteriak kepada penumpang di sebelahnya mengenai isu agama, lalu melontarkan makian rasial terhadap seorang pramugara berkulit hitam yang berusaha menenangkan situasi.

Kerusuhan semakin memburuk ketika pelaku melakukan tindakan fisik, termasuk mencengkeram leher penumpang lain dan memukulnya. Seorang penumpang wanita yang mencoba melerai langsung didorong hingga jatuh, memicu intervensi dari tiga penumpang pria lainnya yang turut melumpuhkan pelaku. Awak kabin kemudian meminta bantuan penumpang dengan menyediakan lakban dan kabel pengikat (zip ties) untuk mengamankan pelaku.

Video dan foto yang tersebar menunjukkan pelaku telah diikat erat ke kursi menggunakan lakban dan kabel, sambil bagian kepalanya dibatasi dengan sandaran kursi untuk mencegah aksi berbahaya seperti menggigit atau melukai orang lain. Salah satu penumpang yang turut membantu, Juan Mejia, menggambarkan kejadian sebagai momen tiba-tiba berubah dari tenang menjadi kekacauan penuh jeritan dan ketakutan.

American Airlines mengonfirmasi kejadian tersebut dan menegaskan bahwa keselamatan penumpang serta awak pesawat adalah prioritas utama. Perusahaan menyampaikan terima kasih kepada kru dan penumpang atas kerja sama dan profesionalisme dalam menangani insiden. Pihak Kepolisian Transportasi Maryland dan Badan Investigasi Federal (FBI) telah mengamankan pelaku setelah pesawat mendarat, dan kini sedang melakukan pemeriksaan saksi untuk menentukan apakah pelaku akan dituntut dengan pasal pidana federal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya