Penutupan 8 Bandara Diperpanjang hingga Pukul 09.00 WIB
Kemenhub perpanjang penutupan delapan bandara akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau hingga pukul 09.00 WIB, demi menjamin keselamatan penerbangan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 11.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kementerian Perhubungan memutuskan memperpanjang penutupan delapan bandara di wilayah Jawa dan Sumatera hingga pukul 09.00 WIB pada hari ini, Senin (7/9), menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan penyebaran abu vulkanik ke atmosfer. Bandara yang terdampak meliputi Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Radin Inten II Lampung, Husein Sastranegara Bandung, Budiarto Curug, Pondok Cabe, Taufik Kiemas, serta Atung Bungsu. Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipatif untuk mencegah risiko terhadap keselamatan penerbangan.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pembukaan kembali operasional bandara hanya akan dilakukan jika kondisi atmosfer telah menunjukkan kestabilan dan tidak mengancam penerbangan. Ia menjelaskan bahwa dinamika cuaca, khususnya perubahan arah angin di berbagai lapisan ketinggian, menjadi pertimbangan utama. “Keselamatan penerbangan adalah prioritas utama. Kita tidak bisa mengambil risiko hanya karena kebutuhan operasional,” tegasnya dalam keterangan resmi malam hari (6/9).
Pemantauan terus dilakukan secara intensif melalui sistem pemeriksaan rutin setiap 30 menit di seluruh bandara terdampak. Hasil dari uji kertas (paper test) digunakan sebagai acuan untuk menilai tingkat penyebaran abu vulkanik. Jika kondisi dinyatakan aman dan tidak ada ancaman dari abu, maka pemeriksaan teknis terhadap pesawat akan menjadi langkah berikutnya sebelum operasional kembali.
Dudy menekankan bahwa maskapai penerbangan wajib melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pesawat sebelum beroperasi kembali, termasuk memastikan tidak ada partikel abu yang menempel di mesin atau bagian kritis lainnya. “Kami akan memastikan semua pesawat diperiksa terlebih dahulu, meskipun maskapai sudah siap. Keselamatan bukan soal kecepatan, tapi kepastian,” tegasnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


