Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penyaluran Bantuan Pangan Tersalurkan di Papua Barat Daya dan Maluku

Pemerintah mempercepat distribusi beras bantuan pangan untuk 1,1 juta penerima di wilayah Timur Indonesia, termasuk Sorong dan Ambon, dengan alokasi tiga bulan sekaligus.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 17.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Penyaluran Bantuan Pangan Tersalurkan di Papua Barat Daya dan Maluku
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah terus memperkuat distribusi bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat di wilayah terpencil, khususnya di Papua Barat Daya dan Maluku. Penyaluran dilakukan secara serentak untuk periode Juli hingga September 2026, dengan setiap penerima mendapatkan 10 kilogram per bulan, total 30 kilogram selama tiga bulan. Kegiatan ini dipantau langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan dan Direktur Utama Perum Bulog, menandai komitmen pemerintah dalam menjaga kestabilan pangan dan kesejahteraan sosial.

Di Kota Sorong, sebanyak 35.348 penerima bantuan menerima total 1,06 juta kilogram beras yang didistribusikan ke 10 distrik dan 41 kelurahan. Di Kelurahan Malabutor, 1.861 keluarga menerima bantuan dengan volume 55.830 kilogram. Sementara di wilayah Maluku, khususnya Kota Ambon, 25.383 penerima menerima alokasi sebesar 761.490 kilogram beras. Di Kecamatan Teluk Ambon, tercatat 3.538 penerima dengan distribusi 106.140 kilogram, sementara di Desa Wayame, 349 keluarga menerima 10.470 kilogram beras.

Pemerintah menekankan pentingnya percepatan penyaluran menyusul masa kemarau yang berpotensi menimbulkan kondisi paceklik. Menko Pangan menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk jaring pengaman sosial yang harus sampai tepat sasaran. Ia menyoroti peran sinergi antara pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, dan Bulog dalam memastikan distribusi berjalan lancar, terutama di wilayah dengan akses terbatas. Hingga saat ini, penyaluran di Maluku telah mencapai sekitar 60 persen.

Direktur Utama Perum Bulog menegaskan bahwa kualitas beras yang didistribusikan tetap terjaga, sesuai perintah Presiden, demi menjaga kredibilitas pemerintah. Bulog menjamin ketersediaan logistik, infrastruktur pergudangan, serta pengawasan ketat selama proses distribusi. Dengan jaringan yang telah terbentuk, pihaknya siap menjangkau seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil di Papua Barat Daya dan Maluku, agar bantuan benar-benar sampai ke tangan penerima.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya