Penyaluran Bantuan Pangan Tersalurkan di Papua Barat Daya dan Maluku
Pemerintah mempercepat distribusi beras bantuan pangan untuk 1,1 juta penerima di wilayah Timur Indonesia, termasuk Sorong dan Ambon, dengan alokasi tiga bulan sekaligus.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 17.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah terus memperkuat distribusi bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat di wilayah terpencil, khususnya di Papua Barat Daya dan Maluku. Penyaluran dilakukan secara serentak untuk periode Juli hingga September 2026, dengan setiap penerima mendapatkan 10 kilogram per bulan, total 30 kilogram selama tiga bulan. Kegiatan ini dipantau langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan dan Direktur Utama Perum Bulog, menandai komitmen pemerintah dalam menjaga kestabilan pangan dan kesejahteraan sosial.
Di Kota Sorong, sebanyak 35.348 penerima bantuan menerima total 1,06 juta kilogram beras yang didistribusikan ke 10 distrik dan 41 kelurahan. Di Kelurahan Malabutor, 1.861 keluarga menerima bantuan dengan volume 55.830 kilogram. Sementara di wilayah Maluku, khususnya Kota Ambon, 25.383 penerima menerima alokasi sebesar 761.490 kilogram beras. Di Kecamatan Teluk Ambon, tercatat 3.538 penerima dengan distribusi 106.140 kilogram, sementara di Desa Wayame, 349 keluarga menerima 10.470 kilogram beras.
Pemerintah menekankan pentingnya percepatan penyaluran menyusul masa kemarau yang berpotensi menimbulkan kondisi paceklik. Menko Pangan menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk jaring pengaman sosial yang harus sampai tepat sasaran. Ia menyoroti peran sinergi antara pemerintah pusat, daerah, TNI, Polri, dan Bulog dalam memastikan distribusi berjalan lancar, terutama di wilayah dengan akses terbatas. Hingga saat ini, penyaluran di Maluku telah mencapai sekitar 60 persen.
Direktur Utama Perum Bulog menegaskan bahwa kualitas beras yang didistribusikan tetap terjaga, sesuai perintah Presiden, demi menjaga kredibilitas pemerintah. Bulog menjamin ketersediaan logistik, infrastruktur pergudangan, serta pengawasan ketat selama proses distribusi. Dengan jaringan yang telah terbentuk, pihaknya siap menjangkau seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil di Papua Barat Daya dan Maluku, agar bantuan benar-benar sampai ke tangan penerima.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Ekonomi, Pemerintah Diminta Segera Respons
Erupsi Anak Krakatau picu gangguan transportasi hingga 2.961 penerbangan dibatalkan, berdampak pada pariwisata, logistik, dan pendapatan masyarakat, perlu respons terkoordinasi dari pemerintah.
9 September 2026

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


