Perbaikan Trotoar Gasibu Dipercepat untuk Aksesibilitas
Pemerintah Provinsi Jawa Barat mempercepat pembenahan trotoar di sekitar Lapangan Gasibu agar lebih ramah bagi pejalan kaki dan penyandang disabilitas melalui penambahan undakan dan pemasangan ubin pemandu.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 22.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan langkah konkret dalam meningkatkan aksesibilitas di kawasan Gasibu, Bandung, dengan menginstruksikan perbaikan teknis trotoar yang sebelumnya dinilai terlalu tinggi bagi pejalan kaki. Ketinggian trotoar yang tidak sesuai standar menjadi sorotan publik, terutama bagi penyandang disabilitas yang kesulitan menyeberang dari jalan raya ke permukaan trotoar. Gubernur Jawa Barat, yang akrab dipanggil KDM, menegaskan bahwa perbaikan ini bukan sekadar pembenahan fisik, melainkan bagian dari komitmen memastikan ruang publik inklusif.
Dalam arahan resmi, KDM memerintahkan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat untuk segera membangun undakan bertingkat sebagai penyeimbang ketinggian antara jalan dan trotoar. Tujuannya adalah menghilangkan hambatan langsung yang membuat akses pejalan kaki menjadi sulit, terutama bagi lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. Dengan adanya undakan ini, perpindahan dari permukaan jalan ke trotoar akan lebih aman dan nyaman tanpa harus melompat atau menaiki tingkatan tiba-tiba.
Selain undakan, pemasangan ubin pemandu (guiding block) akan dilakukan di sepanjang trotoar untuk membantu pejalan kaki berkebutuhan khusus dalam menavigasi jalur. Ubin ini dirancang untuk memberikan panduan melalui sentuhan dan suara, sehingga dapat digunakan oleh penyandang tunanetra secara mandiri. Langkah ini sejalan dengan prinsip tata ruang yang mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan bagi seluruh pengguna ruang publik.
Gubernur menegaskan bahwa trotoar bukan ruang untuk pedagang, kendaraan bermotor, maupun pesepeda. Fungsi utamanya adalah sebagai fasilitas bagi pejalan kaki, dan perlu disterilkan dari penyalahgunaan. Pembenahan ini dilakukan dalam kerangka penataan menyeluruh di kawasan Gasibu yang berlangsung hingga awal 2027, dengan tujuan menghadirkan ruang publik yang aman, nyaman, dan inklusif bagi semua lapisan masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


