Perlindungan Satwa Harus Jadi Prioritas dalam Penanganan Karhutla
Anggota DPR menekankan perlunya integrasi perlindungan satwa dalam respons karhutla, menyusul ditemukannya individu orangutan dalam kondisi kritis di Kalimantan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 12.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan telah menimbulkan dampak serius tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga terhadap keberlangsungan satwa liar. Anggota Komisi XII DPR RI menyoroti pentingnya memasukkan perlindungan satwa sebagai bagian integral dari strategi penanganan bencana, bukan sebagai elemen setelahnya. Ia menegaskan bahwa evakuasi tidak boleh ditunda hingga satwa ditemukan dalam kondisi kritis, mengingat risiko tinggi terhadap kelangsungan hidup mereka.
Pada 30 Agustus 2026, seekor orangutan jantan ditemukan dalam keadaan lemah di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, diduga akibat paparan asap dari kebakaran. Satwa tersebut langsung dievakuasi dan dirawat secara medis oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat bekerja sama dengan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI). Kejadian ini menjadi bukti nyata bahwa habitat alami satwa tidak lagi aman saat terjadi kebakaran besar.
Di Kalimantan Tengah, sekitar 1.717 hektare lahan di Kabupaten Kotawaringin Barat terbakar hingga 1 September 2026. Dampaknya, habitat satwa dilindungi terancam rusak, dan sejumlah individu, termasuk ular serta trenggiling, ditemukan terdampak di area terbakar. BKSDA setempat menyatakan perlunya respons cepat dan terkoordinasi untuk melindungi spesies yang rentan.
Kepala BKSDA Kalimantan Barat, Murlan Dameria Pane, mengonfirmasi kematian satu ekor orangutan bernama Sempurna, yang sebelumnya ditemukan mengalami gangguan pernapasan akibat asap. Ia menekankan peran masyarakat sebagai ujung tombak dalam penyelamatan satwa liar, khususnya saat terjadi keadaan darurat. Ia mengimbau warga untuk segera melapor jika menemukan satwa terluka, sakit, atau terjebak di area terdampak agar dapat segera ditangani oleh petugas.
Pendekatan respons karhutla harus berubah, dari sekadar memadamkan api menjadi strategi menyelamatkan kehidupan satwa secara menyeluruh. Dengan memasukkan perlindungan satwa sebagai komponen utama dalam rencana penanggulangan bencana, pemerintah dapat menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan ekosistem dan keanekaragaman hayati.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026

7-10 Oktober 2026, Pameran Kesehatan Terbesar di Asia Tenggara Hadirkan Inovasi Berbasis AI
Hospital Expo 2026 di BSD City akan menampilkan lebih dari 600 peserta dengan teknologi kesehatan canggih berbasis kecerdasan buatan, termasuk alat bedah robotik dan deteksi risiko penyakit melalui analisis retina.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


