Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Petinggi Bank AS Tewas Ditikam di New York, Polisi Sebut Serangan Acak

Seorang perempuan 49 tahun ditangkap setelah menikam petinggi bank AS di pusat kota New York, menewaskan korban dan menewaskan dirinya sendiri setelah ditembak polisi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 19.31 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
Petinggi Bank AS Tewas Ditikam di New York, Polisi Sebut Serangan Acak
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Seorang wanita berusia 49 tahun, Pamela Cisneros, tewas setelah ditembak petugas kepolisian New York usai melakukan penusukan terhadap seorang petinggi bank asal Amerika Serikat, Erin Piacenti, di kawasan West 41st Street dan Seventh Avenue. Peristiwa terjadi pada pukul 16.24 waktu setempat, Senin (31/8/2026), dan berlangsung dalam waktu singkat. Sebelum menyerang Piacenti, Cisneros sempat menyerang pria berusia 68 tahun yang kemudian dirawat di rumah sakit dalam kondisi stabil.

Menurut Komisaris NYPD Jessica Tisch, tidak ditemukan indikasi kaitan dengan terorisme atau motif politik dalam insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa serangan dianggap acak dan tanpa provokasi sebelumnya. Setelah menikam Piacenti, Cisneros sempat berhadapan dengan petugas sambil memegang dua pisau besar. Upaya persuasi dan penggunaan alat kejut listrik tidak berhasil menghentikannya, sehingga dua petugas akhirnya melepaskan tembakan yang mengakibatkan Cisneros tewas di rumah sakit.

Erin Piacenti, berusia 32 tahun, merupakan Vice President Bank of America yang menjabat di unit Business Selection and Conflicts. Ia lulusan Fordham Law School pada 2021 dan dikenal sebagai anggota tim yang berdedikasi dan berkontribusi signifikan. Matthew Koder, Presiden Global Corporate and Investment Banking Bank of America, menyampaikan duka mendalam dan menyebut Piacenti sebagai rekan kerja serta teman yang sangat dihargai, yang kepergiannya dirasakan secara mendalam oleh banyak pihak.

Polisi menyebut Cisneros memiliki riwayat interaksi dengan aparat terkait kesehatan mental pada 2018 dan 2019, namun tidak pernah dicatat sebagai tersangka pelanggaran pidana oleh NYPD. Penyelidikan atas penusukan dan penembakan masih berlangsung untuk memastikan seluruh aspek kejadian.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya