Pizza Hut Lepas Kendali Yum! Brands, CEO Mundur Setelah Transaksi
Yum! Brands menyelesaikan penjualan Pizza Hut senilai US$2,7 miliar, disertai pengunduran diri CEO global Aaron Powell pada 1 September 2026.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 11.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Perusahaan restoran global Yum! Brands telah menyelesaikan transaksi penjualan jaringan Pizza Hut kepada LongRange Capital, sebuah perusahaan private equity asal Amerika Serikat. Nilai transaksi mencapai US$2,7 miliar, setara sekitar Rp44 triliun berdasarkan kurs Rp17.727 per dolar AS. Transaksi ini mencakup operasional Pizza Hut di Amerika Serikat dan seluruh wilayah internasional, kecuali wilayah Tiongkok daratan, yang tetap dikelola oleh entitas lain.
Pengunduran diri Aaron Powell, yang menjabat sebagai CEO global Pizza Hut sejak 2021, secara resmi berlaku mulai 1 September 2026. Ia mengakhiri jabatannya setelah proses penjualan selesai, sesuai dengan dokumen yang diserahkan ke regulator. Powell sebelumnya telah mengumumkan rencana pensiun melalui platform LinkedIn pada bulan Agustus 2026, menegaskan bahwa ia tidak melanjutkan peran di perusahaan baru setelah kepemilikan berpindah tangan.
Penjualan ini merupakan bagian dari strategi peremajaan portofolio Yum! Brands yang berfokus pada perusahaan dengan kinerja lebih stabil, seperti KFC dan Taco Bell. Pizza Hut mengalami penurunan kinerja berkepanjangan sejak beberapa tahun terakhir, dipengaruhi oleh penurunan permintaan konsumen, persaingan ketat di industri makanan cepat saji, serta perubahan pola konsumsi akibat penggunaan obat penurun berat badan berbasis GLP-1 yang menekan nafsu makan.
LongRange Capital kini mengambil alih operasional Pizza Hut secara penuh, dengan harapan dapat merevitalisasi brand yang sempat kehilangan daya tarik di pasar global. Pergantian kepemimpinan dan kepemilikan ini menjadi simbol awal transformasi besar, menandai upaya serius untuk memperbaiki kinerja operasional dan membangun kembali kehadiran Pizza Hut di tengah perubahan ekosistem makanan modern.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Dokter spesialis anak menekankan pentingnya deteksi dini gejala iritasi pernapasan pada anak akibat paparan abu vulkanik, terutama pada yang memiliki riwayat asma atau alergi.
9 September 2026

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Paparan abu vulkanik sering memicu iritasi saluran napas, termasuk gatal dan batuk; berikut cara alami meredakannya secara efektif.
9 September 2026

Warga 17 Tahun Dapat Rekening Otomatis Disertai Dana Awal Rp50 Ribu
Pemerintah siapkan rekening bank otomatis bagi warga usia 17 tahun dengan saldo awal Rp50 ribu, terhubung ke NIK, sebagai langkah inklusi keuangan dan digitalisasi ekonomi.
9 September 2026

Singapura Naikkan Gaji Pejabat Meski Ekonomi Tidak Merata
Singapura mengumumkan kenaikan gaji hingga 9% untuk menteri dan anggota parlemen, meski pertumbuhan ekonomi tidak merata dan tekanan inflasi masih tinggi.
9 September 2026
Berita Lainnya

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Pabrik BYD Subang Beroperasi, Harga Mobil Listrik Tak Turun Langsung
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

SPP-TDLN Mulai Berlaku 10 September 2026
Rabu, 9 September 2026, 11.35 WITA


