PLN EPI Dukung Optimalisasi BLU untuk Stabilitas Energi Nasional
PLN EPI menyatakan mendukung rencana pemerintah mengoptimalkan BLU sektor energi dalam pengadaan batu bara dan gas demi menjamin pasokan listrik yang andal dan harga terkendali.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 17.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menegaskan dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat pengelolaan energi primer melalui optimalisasi Badan Layanan Umum (BLU) di sektor energi. Dalam pernyataannya, pihak perusahaan menyampaikan bahwa langkah tersebut selaras dengan arahan pemerintah dan induk perusahaan, PT PLN (Persero), serta berkontribusi pada kemandirian pasokan energi nasional.
Pengelolaan batu bara dan gas untuk pembangkit listrik akan diperkuat melalui BLU yang sudah ada di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), seperti Tekmira untuk batu bara dan Lemigas untuk migas. Menteri ESDM menegaskan bahwa pembentukan badan baru tidak diperlukan, melainkan peningkatan fungsi dari instansi yang sudah berdiri. Pemerintah berupaya memastikan pasokan energi primer tetap stabil, terutama dalam menghadapi fluktuasi harga global.
Dalam rancangan Peraturan Presiden yang beredar, BLU Sektor Energi akan memiliki wewenang menyediakan batu bara dan gas bumi secara langsung ke pembangkit listrik. Tugasnya mencakup perencanaan, pembelian, hingga distribusi, termasuk membeli dari perusahaan tambang swasta, mengelola alokasi gas domestik, atau mengelola tambang sendiri melalui entitas afiliasi. Untuk menjaga stabilitas harga, BLU diperbolehkan melakukan hedging dan wajib menerapkan sistem digital terintegrasi guna memastikan transparansi dan efisiensi.
Kewenangan BLU juga mencakup tindakan darurat jika terjadi krisis pasokan energi, dengan aturan yang dapat dijalankan atas arahan Menteri ESDM. Kontrak lama yang telah ditandatangani oleh perusahaan penyedia energi tetap berlaku hingga masa berakhirnya, sementara aturan baru akan mulai berlaku setelah diundangkan. Tujuan utamanya adalah memastikan listrik tetap mengalir bagi masyarakat dan industri tanpa terganggu.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

8 Komoditas Pangan Swasembada, Stok Beras Tembus 4,6 Juta Ton
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran mencatatkan kemajuan signifikan dalam kemandirian pangan nasional melalui swasembada delapan komoditas dan rekor pengadaan beras oleh BULOG.
26 Oktober 2026

Putin Bantah Tuduhan Rusia Dalangi Aksi Protes Eropa
Presiden Rusia Vladimir Putin menolak tudingan bahwa Moskow memicu gelombang unjuk rasa di Eropa, menilai klaim tersebut sebagai upaya menyalahkan pihak luar atas krisis internal negara-negara tersebut.
26 Oktober 2026

Fahri Hamzah Ajak Bangun Kecerdasan Politik Holistik
Wakil Ketua Umum Partai Gelora menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam menilai kinerja pemerintahan dua tahun Prabowo-Gibran demi membangun kecerdasan politik yang sehat.
26 Oktober 2026

Gubernur URI Bahas Pendidikan Kepemimpinan dengan Prabowo di Hambalang
Pertemuan Gubernur URI Donny Ermawan Taufanto dengan Presiden Prabowo Subianto fokus pada perkembangan program pemimpin masa depan dan rencana pembangunan kampus baru di Bogor.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lula Menang Pilpres Brasil, Ulangi Sejarah sebagai Presiden Terlama
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Singapura Tanggapi Pemangkasan Ekspor Gas RI dengan Langkah Hukum
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Pembayaran Gaji ASN Tetap Melalui Perbankan
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Indonesia Siap Tentukan Nasib Rating Pasar Modal Sendiri
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

9 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Tiga Punya Aset Jumbo
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Jual Bersih Rp8,73 Triliun, 10 Saham Ini Paling Dijual
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Borong Saham Unggulan, IHSG Akhiri Pekan Naik 1,21%
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

IHSG Diproyeksi Naik Terbatas dengan Risiko Koreksi
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

