Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

PLN Jaga Kontinuitas Listrik Industri 24 Jam untuk Dukung Ekspor

PLN menjamin pasokan listrik stabil selama 24 jam bagi industri ekspor seperti smelter nikel dan tembaga demi menjaga kualitas produksi dan daya saing nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 19.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
PLN Jaga Kontinuitas Listrik Industri 24 Jam untuk Dukung Ekspor
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PLN memperkuat komitmen terhadap keandalan pasokan listrik bagi sektor industri, khususnya yang berbasis ekspor, dengan menjamin aliran listrik tanpa henti selama 24 jam sehari. Langkah ini menjadi fondasi penting untuk menjaga kelancaran proses produksi yang bersifat kontinu, seperti pada industri hilirisasi nikel, tembaga, dan emas yang tidak dapat berhenti meskipun dalam kondisi normal.

Kontinuitas listrik menjadi kunci utama dalam menjamin kualitas produk ekspor. Direktur Retail dan Niaga PLN menegaskan bahwa gangguan listrik, meski sekecil apa pun, berpotensi menyebabkan kegagalan produksi yang berdampak langsung pada pengiriman ke pasar domestik maupun internasional. Untuk itu, PLN menyiagakan tim khusus—disebut petugas tempur—yang bertugas siaga penuh guna memastikan sistem tetap beroperasi tanpa hambatan.

Selain aspek ketersediaan, PLN juga berupaya menjaga tarif listrik tetap kompetitif di tingkat regional, bahkan lebih unggul dibandingkan negara ASEAN lainnya. Kebijakan ini dijalankan sebagai bagian dari strategi mendukung daya tarik investasi, terutama bagi sektor industri berbasis ekspor. Pemerintah, melalui dukungan Presiden dan Menteri ESDM, telah menetapkan tarif yang memungkinkan Indonesia bersaing secara global dalam menarik modal asing.

Untuk menopang pertumbuhan kebutuhan listrik industri hingga 2034, PLN telah menyiapkan rencana jangka panjang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034. Dalam rencana tersebut, PLN akan menambah kapasitas pembangkit sebesar 69 gigawatt, dengan 42 gigawatt berasal dari sumber energi terbarukan. Pendekatan ini menunjukkan komitmen PLN dalam menyeimbangkan pertumbuhan industri dengan keberlanjutan energi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya