PLN Jaga Kontinuitas Listrik Industri 24 Jam untuk Dukung Ekspor
PLN menjamin pasokan listrik stabil selama 24 jam bagi industri ekspor seperti smelter nikel dan tembaga demi menjaga kualitas produksi dan daya saing nasional.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 19.27 WITA·👁 10 orang membaca· 0 hari ini · 32x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - PLN memperkuat komitmen terhadap keandalan pasokan listrik bagi sektor industri, khususnya yang berbasis ekspor, dengan menjamin aliran listrik tanpa henti selama 24 jam sehari. Langkah ini menjadi fondasi penting untuk menjaga kelancaran proses produksi yang bersifat kontinu, seperti pada industri hilirisasi nikel, tembaga, dan emas yang tidak dapat berhenti meskipun dalam kondisi normal.
Kontinuitas listrik menjadi kunci utama dalam menjamin kualitas produk ekspor. Direktur Retail dan Niaga PLN menegaskan bahwa gangguan listrik, meski sekecil apa pun, berpotensi menyebabkan kegagalan produksi yang berdampak langsung pada pengiriman ke pasar domestik maupun internasional. Untuk itu, PLN menyiagakan tim khusus—disebut petugas tempur—yang bertugas siaga penuh guna memastikan sistem tetap beroperasi tanpa hambatan.
Selain aspek ketersediaan, PLN juga berupaya menjaga tarif listrik tetap kompetitif di tingkat regional, bahkan lebih unggul dibandingkan negara ASEAN lainnya. Kebijakan ini dijalankan sebagai bagian dari strategi mendukung daya tarik investasi, terutama bagi sektor industri berbasis ekspor. Pemerintah, melalui dukungan Presiden dan Menteri ESDM, telah menetapkan tarif yang memungkinkan Indonesia bersaing secara global dalam menarik modal asing.
Untuk menopang pertumbuhan kebutuhan listrik industri hingga 2034, PLN telah menyiapkan rencana jangka panjang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034. Dalam rencana tersebut, PLN akan menambah kapasitas pembangkit sebesar 69 gigawatt, dengan 42 gigawatt berasal dari sumber energi terbarukan. Pendekatan ini menunjukkan komitmen PLN dalam menyeimbangkan pertumbuhan industri dengan keberlanjutan energi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Uji Lapangan HD785-7 Hybrid EREV Dimulai di Pertambangan Indonesia
Uji lapangan alat berat hybrid EREV Komatsu dilakukan di lokasi pertambangan milik anak usaha United Tractors untuk mengukur efisiensi dan kinerja teknologi elektrifikasi.
24 Oktober 2026

Rantai Pasok Tangguh Kunci Optimalisasi Nilai Mineral Kritis
Investasi terkoordinasi dan rantai pasok yang kuat menjadi kunci utama untuk mengeksploitasi nilai tambah tinggi dari mineral kritis di Indonesia.
24 Oktober 2026

Antam Siap Kelola Tambang Emas Baru di Papua
Pemerintah menutup operasional tambang emas PT Kristalin Eka Lestari di Nabire dan menyerahkan kawasan seluas 275,36 hektare kepada PT Aneka Tambang Tbk untuk pengelolaan berkelanjutan.
24 Oktober 2026

ANTAM Perkuat Fondasi Bisnis untuk Nilai Tambah Jangka Panjang
Perusahaan tambang nasional mencatatkan pertumbuhan signifikan di semester pertama 2026, dengan pendapatan Rp62,71 triliun dan laba naik 34%, seiring fokus pada hilirisasi dan optimalisasi operasional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

