PLN Jaga Kontinuitas Listrik Industri 24 Jam untuk Dukung Ekspor
PLN menjamin pasokan listrik stabil selama 24 jam bagi industri ekspor seperti smelter nikel dan tembaga demi menjaga kualitas produksi dan daya saing nasional.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 19.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - PLN memperkuat komitmen terhadap keandalan pasokan listrik bagi sektor industri, khususnya yang berbasis ekspor, dengan menjamin aliran listrik tanpa henti selama 24 jam sehari. Langkah ini menjadi fondasi penting untuk menjaga kelancaran proses produksi yang bersifat kontinu, seperti pada industri hilirisasi nikel, tembaga, dan emas yang tidak dapat berhenti meskipun dalam kondisi normal.
Kontinuitas listrik menjadi kunci utama dalam menjamin kualitas produk ekspor. Direktur Retail dan Niaga PLN menegaskan bahwa gangguan listrik, meski sekecil apa pun, berpotensi menyebabkan kegagalan produksi yang berdampak langsung pada pengiriman ke pasar domestik maupun internasional. Untuk itu, PLN menyiagakan tim khusus—disebut petugas tempur—yang bertugas siaga penuh guna memastikan sistem tetap beroperasi tanpa hambatan.
Selain aspek ketersediaan, PLN juga berupaya menjaga tarif listrik tetap kompetitif di tingkat regional, bahkan lebih unggul dibandingkan negara ASEAN lainnya. Kebijakan ini dijalankan sebagai bagian dari strategi mendukung daya tarik investasi, terutama bagi sektor industri berbasis ekspor. Pemerintah, melalui dukungan Presiden dan Menteri ESDM, telah menetapkan tarif yang memungkinkan Indonesia bersaing secara global dalam menarik modal asing.
Untuk menopang pertumbuhan kebutuhan listrik industri hingga 2034, PLN telah menyiapkan rencana jangka panjang dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034. Dalam rencana tersebut, PLN akan menambah kapasitas pembangkit sebesar 69 gigawatt, dengan 42 gigawatt berasal dari sumber energi terbarukan. Pendekatan ini menunjukkan komitmen PLN dalam menyeimbangkan pertumbuhan industri dengan keberlanjutan energi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
ANTAM Perkuat Pengelolaan SDA untuk Kesejahteraan Masyarakat
ANTAM tekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat di Sulawesi Tenggara.
8 September 2026
Gubernur Sultra Minta Penegak Hukum Periksa Istri Terkait Denda Tambang Nikel di Hutan Lindung
Gubernur Sultra menanggapi denda Rp2,19 triliun terhadap PT TMS dengan menyerahkan penjelasan kepada penegak hukum dan menegaskan tidak menjadi pihak yang berwenang menjawab.
8 September 2026

PTBA Perkuat Diversifikasi, Sasaran 20% Pendapatan dari Hilirisasi
PTBA menargetkan kontribusi pendapatan dari hilirisasi dan diversifikasi produk mencapai 20% dalam empat tahun, didukung proyek gasifikasi dan energi terbarukan.
8 September 2026

Tembaga dan Emas Jadi Pilar Ekonomi Berkelanjutan
Pengelolaan tembaga di Indonesia kini berfokus pada hilirisasi dan integrasi industri, dengan produksi emas dari PMR PTFI mulai mendukung kebutuhan domestik dan memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


