PM Irak Panggil Rapat Darurat Usai Serangan Udara Gabungan AS-Saudi
Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi menggelar rapat darurat keamanan nasional menyusul serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Arab Saudi terhadap target di wilayah timur Irak.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.59 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 TempoKendari, ıNarasikita - Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi memimpin rapat mendesak Dewan Menteri untuk Keamanan Nasional pada dini hari Rabu, 29 Juli 2026, menyusul serangan udara yang menimpa wilayah negara. Sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata, al-Zaidi menekankan urgensi mengevaluasi dampak militer dan politik dari insiden tersebut. Rapat digelar dalam konteks meningkatnya ketegangan regional dan respon terhadap serangan yang dilancarkan dari luar wilayah Irak.
Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa operasi presisi dilakukan oleh pasukan gabungan AS dan Arab Saudi, menargetkan fasilitas logistik dan gudang senjata di Irak timur. Serangan tersebut disebut sebagai respons terhadap lebih dari 30 serangan drone yang diduga berasal dari kelompok yang bersekutu dengan Iran dalam periode 72 jam sebelumnya. Operasi ini menargetkan infrastruktur yang diklaim terkait dengan aktivitas militer dan ancaman terhadap keamanan pasukan AS serta fasilitas energi Arab Saudi.
Pasukan Mobilisasi Populer (PMF), koalisi milisi Syiah yang didukung Iran, melaporkan sejumlah markas mereka mengalami kerusakan akibat serangan. Meskipun tidak menyebutkan jumlah korban, pihak PMF menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan bentuk intervensi asing yang melanggar kedaulatan negara. Mereka menekankan pentingnya menjaga stabilitas internal Irak dan menolak campur tangan asing dalam urusan keamanan nasional.
Pihak keamanan Irak menyatakan bahwa hasil rapat darurat akan diumumkan secara resmi setelah keseluruhan pembahasan selesai. Pernyataan resmi ini diharapkan memberikan kejelasan atas kebijakan respons negara terhadap serangan yang terjadi. Sejauh ini, pemerintah Irak tetap berkomitmen untuk menjaga netralitas dan mencegah eskalasi konflik yang dapat mengancam stabilitas wilayah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ratusan Ribu Warga Israel Desak Pertanggungjawaban atas Kegagalan Keamanan
Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi besar di Tel Aviv menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan sebelum serangan 7 Oktober 2023, menjelang pemilu yang menentukan arah kebijakan militer dan politik negara.
25 Oktober 2026

Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran dalam Waktu Dekat
Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran, bahkan bisa terjadi besok, dengan tujuan mencegah pengembangan senjata nuklir secara permanen.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi Monumen Perang Korea di Dandong
Pemimpin Korea Utara melakukan kunjungan singkat ke Dandong, China, menjelang peringatan 76 tahun kehadiran relawan Tiongkok dalam Perang Korea, dengan fokus pada simbolisme sejarah dan kebersamaan strategis.
25 Oktober 2026

Arab Saudi Kembali Buka Bandara Internasional Riyadh Setelah Serangan Drone
Bandara Internasional King Khalid di Riyadh kembali beroperasi untuk penerbangan domestik dan internasional, meski masih terus menghadapi ancaman serangan drone dan rudal dari milisi Houthi di Yaman.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

Polisi Amankan Pengedar Sabu 75,78 Gram di Cengkareng
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

Tiga Tersangka Narkoba Diamankan di Tambora
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.23 WITA

Festival Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Budaya di Melbourne
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.23 WITA

Gubernur Sumut Larang Vape di Lingkungan ASN, Dukungan dari Anggota DPR
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.22 WITA

Presiden Tinjau Progres Pendidikan Kepemimpinan di URI
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.22 WITA

Dewa United Evaluasi Kekalahan dari Arema FC
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.21 WITA

Gandrung Sewu 2026 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.10 WITA

