Sabtu, 10 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Polda Metro Jaya Gelar Pendampingan Pasca-Penindakan Narkoba di Jakarta Barat

Polda Metro Jaya dan Polres Jakbar lakukan pendampingan psikologis, edukasi, dan bakti sosial di dua kelurahan untuk pemulihan pascaoperasi penindakan narkoba.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 15.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Polda Metro Jaya Gelar Pendampingan Pasca-Penindakan Narkoba di Jakarta Barat📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Barat menggelar serangkaian kegiatan pendampingan di dua wilayah rawan narkoba, yaitu Kompleks Permata di Kelurahan Kedaung Kali Angke dan Kelurahan Kota Bambu Selatan di Palmerah. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu pagi menekankan pemulihan sosial dan pencegahan melalui edukasi, dialog komunitas, serta layanan trauma healing bagi warga terdampak. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan setelah penindakan hukum terhadap dugaan peredaran narkoba.

Di Kompleks Permata, tim gabungan melakukan pembinaan langsung kepada warga, termasuk sesi dialog dengan pengurus RT dan RW guna mengakomodasi masukan dan kekhawatiran masyarakat. Selain itu, pihak kepolisian menyelenggarakan literasi tentang bahaya narkoba serta memberikan dukungan psikologis untuk memulihkan kondisi mental warga yang terdampak. Kegiatan ini menunjukkan komitmen institusi untuk tidak berhenti pada penegakan hukum, melainkan melanjutkannya dengan pendekatan humanis dan partisipatif.

Di Kota Bambu Selatan, kegiatan dipusatkan di Pos RW 03 dengan melibatkan 75 personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakbar. Selain pendampingan psikologis dan dialog, petugas juga menyalurkan bantuan sembako kepada keluarga kurang mampu. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian serta mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga lingkungan bersih dari narkoba.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menegaskan bahwa penanganan narkoba tidak boleh berakhir hanya pada penindakan. Ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis masyarakat yang mencakup pencegahan, pemulihan, dan pembinaan jangka panjang. Dengan semangat 'Polisi Bersama Masyarakat', kepolisian ingin menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung pengembangan generasi muda secara positif.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya