Polda Metro Siagakan SAR dan Bagikan Masker Antisipasi Erupsi Anak Krakatau
Polda Metro Jaya menyiagakan 30 personel SAR dan membagikan masker kepada warga sebagai antisipasi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang masih berpotensi terjadi meski aktivitas menurun.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 22.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Polda Metro Jaya memperkuat kesiapsiagaan dengan menempatkan tim Search and Rescue (SAR) di lokasi strategis untuk menghadapi kemungkinan dampak dari aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Tim yang terdiri dari 30 anggota dari Seksi Pengamanan dan Penyelamatan (Sie Pammat) serta satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) Pengendalian Massa (Dalmas) Kompi 4, dipastikan siap bergerak cepat jika terjadi keadaan darurat. Apel kesiapsiagaan dipimpin langsung oleh Direktur Samapta Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, yang menekankan pentingnya kesiapan operasional dalam menangani potensi bencana.
Selain personel, pihak kepolisian juga menyiagakan sejumlah peralatan pendukung, termasuk empat kendaraan roda empat, satu unit kendaraan taktis SAR, truk dapur lapangan beserta kendaraan pendukung, serta satu unit generator set. Langkah ini bertujuan memastikan kelancaran operasional selama masa antisipasi. Dalam kesempatan yang sama, sebanyak 10 personel Ditsamapta turut terlibat dalam kegiatan pembagian masker kepada masyarakat yang beraktivitas di wilayah hukum Polda Metro Jaya sebagai bentuk perlindungan awal terhadap paparan abu vulkanik.
Wahyu menegaskan bahwa pembagian masker bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga upaya preventif untuk menjaga kesehatan masyarakat. Ia mengimbau warga tetap menjaga kewaspadaan, menghindari paparan langsung di luar ruangan tanpa pelindung, serta memperhatikan kondisi kesehatan. Selama kegiatan berlangsung, situasi di lapangan terpantau aman dan kondusif, dengan cuaca cerah dan tidak ditemukan gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat.
Meski aktivitas Gunung Anak Krakatau menunjukkan tren penurunan berdasarkan pemantauan alat, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM, Rita Susilawati, menegaskan bahwa potensi erupsi susulan tetap ada. Ia menekankan bahwa penurunan aktivitas bukan berarti gunung api telah sepenuhnya berhenti, melainkan masih memungkinkan terjadi erupsi kembali. Kunjungan ke Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Anak Krakatau di Kabupaten Serang menegaskan perlunya konsistensi dalam antisipasi dan pemantauan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Dua pengendara mobil listrik terlibat baku hantam di SPKLU Samanea, Tangerang, setelah salah satu pihak menolak prosedur antrean digital dan mengklaim telah datang lebih dahulu.
8 September 2026

OJK Perkuat Pengawasan Asuransi Ilegal, Dorong Ekosistem Keuangan Syariah
OJK menegaskan penegakan hukum di sektor asuransi ilegal dan percepatan transformasi keuangan syariah melalui pemisahan unit, ekosistem daerah, serta program edukasi nasional hingga Agustus 2026.
8 September 2026

Pertamina Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Sumbar
Tim gabungan lakukan sidak ke SPBU di Padang untuk pastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran dan sesuai aturan.
8 September 2026

Kasus Kim Soo-hyun dengan Kim Sae-ron Berakhir Tanpa Tuntutan
Penyelidikan terhadap Kim Soo-hyun terkait dugaan hubungan dengan Kim Sae-ron saat masih di bawah umur resmi berakhir tanpa tindak lanjut hukum.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


