Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Polisi Buru Komplotan Pemalak Sopir di Cilincing

Tim polisi bergerak cepat menelusuri kasus pemalakan terhadap sopir di Cilincing, Jakarta Utara, setelah korban melaporkan kehilangan barang berharga akibat tindakan preman.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 22.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Polisi Buru Komplotan Pemalak Sopir di Cilincing
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kepolisian Sektor Cilincing kini tengah melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku pemalakan yang diduga beraksi di Jalan Cakung Cilincing Raya, Kelurahan Semper Barat, pada siang hari Rabu (2/9). Korban, seorang sopir, melapor ke kantor polisi setempat setelah mengalami aksi kekerasan dan pengambilan paksa terhadap barang bawaannya. Meski tidak melanjutkan proses pelaporan resmi, ia memilih membuat surat kehilangan untuk dokumen penting yang hilang.

Dari keterangan korban, pelaku mengambil tas berisi ponsel, dompet, dokumen pribadi, serta sejumlah uang tunai saat ia melintas di lokasi kejadian. Aksi tersebut terjadi secara tiba-tiba dan dilakukan secara terorganisir oleh kelompok yang diduga merupakan preman lokal. Polisi menegaskan bahwa meskipun laporan resmi tidak dilakukan, kasus tetap ditindaklanjuti karena menimbulkan ketakutan dan ancaman terhadap keselamatan masyarakat.

Tim Opsnal III Unit Reskrim Polsek Cilincing telah melakukan serangkaian langkah penyelidikan, termasuk pemeriksaan lokasi kejadian, pengumpulan keterangan saksi, dan pencarian rekaman CCTV di sekitar area tersebut. Hasil pengamatan dari kamera pengawas menjadi salah satu fokus utama dalam upaya identifikasi pelaku. Penyidik juga memastikan bahwa semua bukti yang ditemukan akan menjadi dasar penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri, menegaskan bahwa pengejaran ini bertujuan untuk mencegah terulangnya aksi serupa dan menciptakan rasa aman bagi pengguna jalan. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengabaikan laporan apapun yang menyentuh aspek keamanan publik. “Kami berkomitmen untuk menangani kasus ini secara tuntas dan menyeret pelaku ke meja hijau,” ujarnya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya