Prabowo Bahas Perampingan BUMN dan Hilirisasi di Hambalang
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan strategis dengan menteri terkait percepatan hilirisasi dan perampingan 700 BUMN hingga 2026, dengan target efisiensi anggaran Rp100 triliun.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 11.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan khusus di kediaman Hambalang, Jawa Barat, dengan Menteri Investasi dan CEO Danantara Rosan Roeslani serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia. Pertemuan ini difokuskan pada dua agenda utama: percepatan hilirisasi sumber daya alam nasional dan penataan sistemik BUMN melalui perampingan struktur. Kedua poin tersebut menjadi fondasi utama dalam upaya meningkatkan kinerja ekonomi negara secara berkelanjutan.
Dalam pembahasan, Prabowo menekankan pentingnya mengoptimalkan nilai tambah dari sumber daya alam melalui industri dalam negeri. Hilirisasi, menurutnya, bukan sekadar kebijakan ekonomi, tetapi strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan impor, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global. Langkah ini diharapkan mampu menarik investasi lebih besar serta menguatkan posisi Indonesia dalam rantai pasok global.
Sejalan dengan itu, pemerintah melanjutkan rencana penataan BUMN yang telah memasuki tahap krusial. Hingga kini, 290 BUMN telah resmi dibubarkan, dengan hasil efisiensi anggaran mencapai Rp50 triliun. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menyederhanakan struktur perusahaan negara agar lebih fokus pada sektor prioritas dan mampu beroperasi secara kompetitif. Proses perampingan ini diperkirakan akan menyerap waktu hingga akhir tahun 2026.
Target akhirnya adalah pembubaran 700 BUMN lainnya dalam lima tahun ke depan, sejalan dengan kebijakan konsolidasi yang telah ditetapkan. Prabowo menegaskan bahwa transformasi ini tidak hanya soal pengurangan jumlah perusahaan, tetapi juga memastikan sumber daya negara digunakan secara optimal. Dengan restrukturisasi yang efektif, pemerintah menargetkan efisiensi anggaran hingga Rp100 triliun, yang dapat dialokasikan untuk program pembangunan strategis lainnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
ANTAM Perkuat Pengelolaan SDA untuk Kesejahteraan Masyarakat
ANTAM tekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan demi kesejahteraan rakyat di Sulawesi Tenggara.
8 September 2026
Gubernur Sultra Minta Penegak Hukum Periksa Istri Terkait Denda Tambang Nikel di Hutan Lindung
Gubernur Sultra menanggapi denda Rp2,19 triliun terhadap PT TMS dengan menyerahkan penjelasan kepada penegak hukum dan menegaskan tidak menjadi pihak yang berwenang menjawab.
8 September 2026

PTBA Perkuat Diversifikasi, Sasaran 20% Pendapatan dari Hilirisasi
PTBA menargetkan kontribusi pendapatan dari hilirisasi dan diversifikasi produk mencapai 20% dalam empat tahun, didukung proyek gasifikasi dan energi terbarukan.
8 September 2026

Tembaga dan Emas Jadi Pilar Ekonomi Berkelanjutan
Pengelolaan tembaga di Indonesia kini berfokus pada hilirisasi dan integrasi industri, dengan produksi emas dari PMR PTFI mulai mendukung kebutuhan domestik dan memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


