Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Bahas Perampingan BUMN dan Hilirisasi di Hambalang

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan strategis dengan menteri terkait percepatan hilirisasi dan perampingan 700 BUMN hingga 2026, dengan target efisiensi anggaran Rp100 triliun.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 11.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Prabowo Bahas Perampingan BUMN dan Hilirisasi di Hambalang
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan khusus di kediaman Hambalang, Jawa Barat, dengan Menteri Investasi dan CEO Danantara Rosan Roeslani serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia. Pertemuan ini difokuskan pada dua agenda utama: percepatan hilirisasi sumber daya alam nasional dan penataan sistemik BUMN melalui perampingan struktur. Kedua poin tersebut menjadi fondasi utama dalam upaya meningkatkan kinerja ekonomi negara secara berkelanjutan.

Dalam pembahasan, Prabowo menekankan pentingnya mengoptimalkan nilai tambah dari sumber daya alam melalui industri dalam negeri. Hilirisasi, menurutnya, bukan sekadar kebijakan ekonomi, tetapi strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan impor, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global. Langkah ini diharapkan mampu menarik investasi lebih besar serta menguatkan posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Sejalan dengan itu, pemerintah melanjutkan rencana penataan BUMN yang telah memasuki tahap krusial. Hingga kini, 290 BUMN telah resmi dibubarkan, dengan hasil efisiensi anggaran mencapai Rp50 triliun. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menyederhanakan struktur perusahaan negara agar lebih fokus pada sektor prioritas dan mampu beroperasi secara kompetitif. Proses perampingan ini diperkirakan akan menyerap waktu hingga akhir tahun 2026.

Target akhirnya adalah pembubaran 700 BUMN lainnya dalam lima tahun ke depan, sejalan dengan kebijakan konsolidasi yang telah ditetapkan. Prabowo menegaskan bahwa transformasi ini tidak hanya soal pengurangan jumlah perusahaan, tetapi juga memastikan sumber daya negara digunakan secara optimal. Dengan restrukturisasi yang efektif, pemerintah menargetkan efisiensi anggaran hingga Rp100 triliun, yang dapat dialokasikan untuk program pembangunan strategis lainnya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya