Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Hadiri Forum Ekonomi Asia-Pasifik di Rusia

Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Vladivostok untuk hadiri Eastern Economic Forum sebagai tamu kehormatan utama atas undangan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 06.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Prabowo Hadiri Forum Ekonomi Asia-Pasifik di Rusia
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto resmi meluncur ke Vladivostok, Rusia, pada Selasa malam, 1 September, dalam rangka menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11. Penerbangan dilakukan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma dengan pesawat khusus, berangkat sekitar pukul 23.20 WIB. Kunjungan ini merupakan bentuk pengakuan atas hubungan strategis antara Indonesia dan Rusia yang terus diperkuat melalui komunikasi langsung antar pemimpin negara.

Undangan khusus dari Presiden Vladimir Putin menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra penting di kawasan Asia-Pasifik. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa kunjungan ini mencerminkan kepercayaan tinggi Rusia terhadap peran Indonesia sebagai anggota ASEAN, perwakilan dunia Global South, serta negara dengan pengaruh signifikan di kalangan umat Islam. Forum tersebut menjadi ruang dialog strategis bagi negara-negara dunia dalam memperkuat kerja sama ekonomi dan kebijakan global.

Dalam perjalanannya, Prabowo didampingi sejumlah menteri kabinet, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta seskab Teddy Indra Wijaya. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen tinggi pemerintah dalam memperluas kolaborasi di bidang energi, perdagangan, investasi, dan inovasi teknologi.

Tujuan utama kunjungan ini adalah memperdalam kerja sama bilateral Indonesia-Rusia, khususnya dalam sektor strategis yang mendukung ketahanan ekonomi nasional. Prabowo menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia tetap berlandaskan prinsip bebas aktif, dengan fokus pada membangun hubungan baik dengan semua negara tanpa mengorbankan kepentingan nasional. Dengan diplomasi yang konkret, Indonesia berupaya menjamin manfaat nyata bagi kesejahteraan rakyat melalui kerja sama internasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya