Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres, Pigai Ungkap Mimpi Jadi Aktivis

Presiden Prabowo Subianto melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden dan menunjuk Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Bakom, sementara Menteri HAM Natalius Pigai menyatakan tidak pernah bermimpi jadi pejabat tinggi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 09.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres, Pigai Ungkap Mimpi Jadi Aktivis📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat sore. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 107/P tahun 2025 dan mencerminkan keberagaman latar belakang para tokoh yang dipilih, mencakup akademisi, tokoh agama, budayawan, hingga tokoh politik dari berbagai partai. Penunjukan ini menunjukkan komitmen pemerintahan baru untuk memperkuat basis pertimbangan kebijakan dari berbagai sektor.

Diantara nama-nama yang dilantik adalah Sinta Nuriyah, M. Quraish Shihab, dan Rocky Gerung, yang secara khusus menyoroti peran penting Wantimpres sebagai lembaga kritis dalam menilai kebijakan pemerintah. Gerung menegaskan bahwa fungsi Wantimpres bukan untuk mengkritik secara pribadi, melainkan memberikan pertimbangan objektif dan konstruktif terhadap kebijakan publik. Ia menekankan bahwa kritisisme dalam konteks ini merupakan bagian dari tanggung jawab institusional, bukan bentuk oposisi.

Selain itu, Prabowo juga melantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI dan Fadli Tri Hartono sebagai Wakil Kepala Bakom. Penunjukan ini menandai perkuatan sistem komunikasi pemerintah dalam menyampaikan kebijakan kepada publik secara efektif dan terkoordinasi. Kedua jabatan strategis ini diharapkan dapat memperjelas narasi pemerintahan dan memperkuat keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Di sisi lain, Menteri HAM Natalius Pigai menanggapi dinamika reshuffle kabinet dengan menyampaikan pernyataan yang menyentuh. Ia mengungkapkan bahwa sejak awal, ambisinya hanya menjadi aktivis yang memperjuangkan keadilan dan hak asasi manusia. “Saya tuh tulus. Saya, mimpi saya cuma aktivis kok, enggak pernah mimpi lebih tinggi,” kata Pigai dalam acara Bali-Timor Leste Business Forum di Denpasar. Ia menegaskan bahwa posisinya saat ini bukan hasil dari ambisi pribadi, melainkan respons terhadap kebutuhan bangsa.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya