Prabowo Perintahkan Pengetatan Pengawasan Perbatasan dan Pesisir
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan peningkatan pengawasan di perbatasan dan pesisir untuk mencegah penyelundupan narkotika dan barang larangan seperti balpres.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 23 September 2026, 12.05 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya penguatan pengawasan di wilayah perbatasan dan pesisir sebagai langkah strategis untuk menekan praktik penyelundupan ilegal. Instruksi ini disampaikan langsung kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama dalam pertemuan di Istana Negara, Selasa (22/9/2026).
Djaka menyampaikan bahwa fokus utama pengetatan mencakup pencegahan masuknya barang ilegal, khususnya narkotika dan balpres—pakaian bekas impor yang dilarang masuk ke dalam negeri. Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan respons terhadap tren penyelundupan yang semakin canggih dan mengancam stabilitas ekonomi serta keamanan nasional.
Untuk mendukung pelaksanaan perintah tersebut, Bea Cukai akan memperkuat alat dan infrastruktur pengawasan, serta memperkuat kinerja Satuan Tugas Penegakan Hukum Penyelundupan (Satgas Gakkum Lundup). Peningkatan kapasitas operasional akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk optimalisasi armada di wilayah rawan seperti Selat Malaka.
Di kawasan Selat Malaka, Bea Cukai memiliki sejumlah pangkalan operasi yang didukung lebih dari seratus kapal patroli. Pemanfaatan seluruh armada ini akan diperkuat sebagai bagian dari strategi pencegahan penyelundupan lintas laut. Namun, Djaka menekankan bahwa efektivitas operasional tetap bergantung pada ketersediaan anggaran yang memadai.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Waspada Modus Pemalsuan SIM, Pemohon Wajib Hadir Langsung
Polri mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran pembuatan SIM instan tanpa prosedur resmi, seiring pengungkapan sindikat pemalsu 500 SIM di Riau.
23 September 2026

Waspada Modus Penipuan Pembuatan SIM Tanpa Kehadiran
Polri memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap penawaran jasa pembuatan SIM tanpa kehadiran langsung, yang merupakan modus penipuan setelah sindikat pemalsu SIM di Riau berhasil dibongkar.
23 September 2026

Balpres Ilegal Masih Menyusup Lewat Jalur Rawan
Kementerian Keuangan mengakui sulit menghentikan aliran balpres ilegal karena keterbatasan sumber daya dan geografis Indonesia yang kompleks, meski operasi penindakan terus diperkuat.
23 September 2026

Ratusan Santri Dijemput Orang Tua Usai Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes NTB
Ratusan orang tua santri di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, Lombok Tengah, menjemput anak mereka setelah muncul dugaan kekerasan seksual oleh pimpinan pesantren, dengan sebagian memutuskan anaknya tidak kembali.
23 September 2026
Berita Lainnya

Orang yang Suka Kopi Pahit Tanpa Gula Punya Karakter Khas
Rabu, 23 September 2026, 12.17 WITA

Penjualan Otomotif Melonjak, Menkeu Soroti Resiliensi Ekonomi Nasional
Rabu, 23 September 2026, 12.15 WITA

Investasi Rp1.306 Triliun untuk PLTS 100 GW Ditetapkan sebagai Prioritas Nasional
Rabu, 23 September 2026, 12.06 WITA

Harga BBM Subsidi Tetap Stabil hingga Akhir 2026
Rabu, 23 September 2026, 12.06 WITA

Indonesia Siap Jadi Pusat Data Berbasis Energi Bersih
Rabu, 23 September 2026, 12.05 WITA

Pemerintah Tanggung Pajak Magang, Uang Saku Lulusan Tetap Penuh
Rabu, 23 September 2026, 12.05 WITA

Prabowo Janji Pendidikan Negeri Gratis, Dana dari Aset Koruptor
Rabu, 23 September 2026, 12.05 WITA

Cadangan BBM Nasional Tetap Aman di Angka 18–21 Hari
Rabu, 23 September 2026, 12.05 WITA

