Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Dunia Internasional

Kunjungan Presiden Prabowo ke EEF Rusia menjadi bukti aktivisme diplomasi yang menaikkan eksistensi Indonesia di kancah global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 10.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Dunia Internasional
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan peran strategis Indonesia dalam diplomasi internasional melalui kehadirannya sebagai tamu kehormatan pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia. Forum yang berlangsung pada 1–4 September 2026 menjadi ruang penting bagi kolaborasi ekonomi antara Rusia dan negara-negara Asia-Pasifik, termasuk dalam bidang perdagangan, investasi, dan energi. Kehadiran Presiden Prabowo menunjukkan komitmen kuat Indonesia untuk memperluas kemitraan global dengan pendekatan yang berbasis kepentingan nasional.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan kembali kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif, menekankan bahwa keputusan politik luar negeri tetap ditentukan secara mandiri, namun tetap membuka ruang untuk kerja sama pragmatis. Ia menyampaikan bahwa kunjungan ke Rusia bukan sekadar formalitas, melainkan langkah konkrit untuk mengubah hubungan persahabatan menjadi hasil nyata, seperti kerja sama di bidang pertahanan, keamanan, ekonomi, dan adaptasi perubahan iklim. Setiap pertemuan kenegaraan selalu dibarengi dengan agenda strategis yang dirancang untuk memperkuat posisi Indonesia di tingkat internasional.

Pengamat politik dari Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, menyebut bahwa era Prabowo telah membawa perubahan signifikan dalam aktivisme diplomasi Indonesia. Menurutnya, kehadiran Presiden Prabowo dalam forum global seperti EEF telah membuka mata dunia terhadap eksistensi Indonesia yang kini lebih dihargai dan diperhitungkan. Ia menekankan bahwa setiap kunjungan diplomasi tidak hanya meningkatkan citra negara, tetapi juga menjadi ajang perjuangan kepentingan nasional dalam forum internasional yang berpengaruh.

Pendekatan ini dianggap sebagai respons terhadap dinamika geopolitik global yang semakin kompleks, di mana Indonesia berupaya memposisikan diri sebagai aktor utama yang tidak hanya mengejar kepentingan sendiri, tetapi juga turut berkontribusi pada perdamaian dan kesejahteraan global. Dengan pendekatan pragmatis dan berbasis kepentingan strategis, Presiden Prabowo menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Rusia, khususnya dalam sektor ekonomi dan pertahanan, melalui mekanisme kerja sama yang terukur dan berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya