Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Soroti Kesejahteraan Melalui Akses Makan Bergizi di Forum Ekonomi Timur

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya makan bergizi gratis bagi anak dan ibu hamil sebagai bagian dari kebijakan pembangunan inklusif di forum ekonomi internasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 15.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Prabowo Soroti Kesejahteraan Melalui Akses Makan Bergizi di Forum Ekonomi Timur📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kesejahteraan rakyat dalam setiap kebijakan pembangunan saat menjadi tamu kehormatan utama pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, pada Kamis (3/9/2026). Dalam pidatonya, ia menyoroti bahwa kemajuan negara tidak cukup dinilai dari pertumbuhan ekonomi semata, tetapi dari dampak nyata terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya akses terhadap kebutuhan dasar.

Ia menyoroti bahwa kualitas hidup harus diukur dari ketersediaan makanan bergizi bagi anak-anak, kemudahan akses pupuk bagi petani, harga jual hasil pertanian yang adil, rumah layak huni, kesempatan kerja yang produktif, serta listrik yang merata hingga ke desa terpencil. Menurutnya, pembangunan yang sejati harus mampu menjawab kebutuhan dasar rakyat tanpa meninggalkan kelompok rentan.

Prabowo menyatakan bahwa pemerintah Indonesia telah menerapkan program Makan Bergizi Gratis untuk anak-anak dan ibu hamil sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan sosial. Kebijakan ini, menurutnya, merupakan komitmen nyata untuk menjamin kualitas hidup generasi mendatang serta mendorong swasembada pangan dan ketahanan energi nasional.

Ia menegaskan bahwa tujuan pertumbuhan ekonomi bukan sekadar memperbesar angka, melainkan memastikan manfaatnya dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat. Hilirisasi sumber daya alam, kata Prabowo, menjadi kunci untuk menciptakan industri dalam negeri, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, dan membuka lapangan kerja yang berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya