Prabowo Tegaskan Reformasi Ekspor untuk Lindungi Kekayaan Negara
Presiden Prabowo Subianto menekankan perlunya perbaikan sistem ekspor sumber daya alam yang rentan kecurangan, dengan fokus pada penerapan ekspor satu pintu mulai 1 Juni 2026.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 17 September 2026, 15.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberadaan praktik kecurangan dalam ekspor sumber daya alam bukan sekadar persoalan teknis, melainkan indikator sistemik yang harus segera diperbaiki. Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa ketidakmampuan negara menangkap nilai sebenarnya dari ekspor berdampak langsung pada hilangnya pendapatan negara dalam skala besar. Menurutnya, membiarkan kejadian tersebut terus berlangsung sama dengan mengabaikan penyakit dalam tubuh negara yang perlu segera diobati.
Ia menyoroti salah satu bentuk praktik menonjol, yakni underinvoicing, di mana nilai ekspor yang dilaporkan lebih rendah dari nilai transaksi aktual. Praktik ini, menurut Prabowo, telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade dan menyebabkan kerugian sebesar US$908 miliar atau setara Rp16,111 triliun dalam periode 34 tahun. Angka ini, kata dia, seharusnya menjadi fondasi pendanaan program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Untuk menangani persoalan tersebut, pemerintah telah menetapkan kebijakan ekspor satu pintu mulai 1 Juni 2026, khusus untuk tiga komoditas strategis: batu bara, crude palm oil (CPO), dan mineral kritis. Seluruh ekspor komoditas ini akan dikelola melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero), entitas milik negara yang dibentuk khusus untuk menjamin transparansi dan optimalisasi pendapatan. Prabowo menekankan bahwa kebijakan ini bukan hanya soal keberanian, tetapi kewajiban konstitusional untuk menjaga kekayaan negara sesuai amanat UUD 1945.
Ia menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang rata-rata 5 persen dalam tujuh tahun terakhir belum diimbangi penurunan kemiskinan atau perbaikan struktur kelas menengah. Hal ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara pertumbuhan dan distribusi manfaat. Oleh karena itu, perbaikan sistem ekspor menjadi bagian dari upaya menciptakan pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Meski mengakui adanya risiko dan potensi oposisi, Prabowo menegaskan bahwa keberanian menghadapi tantangan adalah bagian dari tanggung jawab sebagai pemimpin negara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

The Fed Naikkan Suku Bunga, Thaci Divonis 25 Tahun
The Fed menaikkan suku bunga acuan 25 basis points, sementara mantan presiden Kosovo divonis 25 tahun penjara karena kejahatan perang.
17 September 2026

Prabowo Ungkap Koruptor di Balik Aksi Ricuh
Presiden Prabowo mengungkap adanya koruptor sebagai aktor intelektual di balik aksi demonstrasi yang berujung kericuhan, termasuk praktik under invoicing yang merugikan negara hingga Rp15.000 triliun selama 34 tahun.
17 September 2026

Anggaran Kemnaker 2027 Rp6,57 T, Menaker Usulkan Tambahan Rp8,36 T
Pagu anggaran Kemnaker 2027 ditetapkan Rp6,57 triliun, namun Menaker tetap mengusulkan tambahan Rp8,36 triliun untuk mendukung program ketenagakerjaan prioritas.
17 September 2026

Komisi XI Janji Awasi Kinerja Menkeu Baru Secara Ketat
Komisi XI DPR RI menegaskan akan melakukan pengawasan mendalam terhadap pelaksanaan kebijakan fiskal Menteri Keuangan baru guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
17 September 2026
Berita Lainnya

SSB UHO Latihan Berdasarkan Kelompok Umur
Kamis, 17 September 2026, 17.19 WITA

Tangki Kosong, Risiko Serius bagi Sistem Kendaraan
Kamis, 17 September 2026, 15.44 WITA

Gemini Bantu Ingat Lokasi Barang Lewat Fitur Baru
Kamis, 17 September 2026, 15.37 WITA

Komdigi Tegur 25 Platform Tak Daftar PSE, Termasuk Whoosh dan Susi Air
Kamis, 17 September 2026, 15.36 WITA

PSEL Bogor Raya 1 Resmi Diluncurkan, Tampung 500 Ribu Ton Sampah Tahunan
Kamis, 17 September 2026, 15.35 WITA

PPN Kejawanan Dibangun Jadi Pusat Perikanan Berkelas Internasional
Kamis, 17 September 2026, 15.35 WITA

Prabowo Tegaskan Penindakan Ribuan Tambang Ilegal
Kamis, 17 September 2026, 15.34 WITA

Trump Rencanakan Pertemuan Strategis dengan Pemimpin Teluk di New York
Kamis, 17 September 2026, 15.34 WITA


