Prabowo Undang Jajaran Kabinet Bahas Percepatan Penanganan Karhutla
Presiden Prabowo memanggil sejumlah menteri dan pejabat utama untuk rapat terbatas terkait perkembangan kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah nasional.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 15.37 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 22x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, memanggil sejumlah pejabat tinggi Kabinet Merah Putih untuk membahas situasi terkini kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai daerah. Dalam pertemuan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman serta Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) Satyawan Pudyatmoko turut hadir sebagai peserta utama. Rapat ini dilakukan untuk menyelaraskan langkah penanganan serta menerima arahan strategis dari kepala negara terkait upaya pencegahan dan penanggulangan bencana asap yang melanda beberapa provinsi.
Dudung Abdurachman, yang tiba di istana sekitar pukul 14.00 WIB, menyatakan bahwa hasil rapat akan segera dilaporkan kepada Presiden, termasuk evaluasi atas langkah-langkah yang telah diambil oleh kementerian terkait. Ia menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi momen penting untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut dari kepala negara guna memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mengatasi karhutla. Namun, ia belum mengungkapkan data terkini seperti jumlah titik panas atau status bencana nasional, menunggu hasil akhir rapat sebelum menyampaikannya.
Kepala BPGMN Satyawan Pudyatmoko membenarkan bahwa kedatangannya ke istana berkaitan dengan pembahasan karhutla, meski belum merinci isi diskusi. Ia menekankan pentingnya sinergi antara instansi pemerintah dalam menangani isu lingkungan yang kian kompleks. Selain Dudung dan Satyawan, sejumlah pejabat lain seperti Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Kepala Staf Kepresidenan Listyo Sigit Prabowo juga terlihat hadir dalam pertemuan tersebut.
Sebelum rapat di istana, Dudung telah menggelar pertemuan internal dengan sejumlah menteri dan kepala lembaga, termasuk Menteri Luar Negeri, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Wakil Menteri Lingkungan Hidup, serta perwakilan Badan Cadangan Nasional. Dalam pertemuan tersebut, dibahas perkembangan penanganan karhutla serta isu-isu politik yang turut memengaruhi respons publik dan kebijakan penanggulangan. Meski belum dijelaskan secara rinci, fokus utama rapat adalah mempercepat respons terhadap kebakaran dan menegaskan komitmen penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026

48 Juta Keluarga Ditetapkan Jadi Penerima Bansos Digital hingga 2026
Pemerintah menargetkan 48 juta keluarga terdaftar dalam sistem Perlinsos Digital pada akhir 2026 sebagai bagian dari reformasi pendataan bantuan sosial.
24 Oktober 2026

Asep Surya Atmaja Dilantik Jadi Bupati Bekasi, Dedi Mulyadi Tekankan Layanan Kesehatan Prioritas
Asep Surya Atmaja resmi menjabat Bupati Bekasi definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030, dengan fokus utama pada peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan warga asli.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

Sepeda Listrik Diskon 50% di Transmart, Mulai Rp3,68 Juta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.05 WITA

LCGC Mulai Tergerus, Industri Tawarkan Solusi Hybrid
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

Teknologi REEV Dorong Hemat BBM 65 Km Per Liter
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

BYAN Buka Suara Soal Transaksi Saham ke Jhonlin Baratama
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

BRI Perkuat Nilai Saham Lewat Buyback Rp1 Triliun
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

Wall Street Picu Pelemahan Bursa Asia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.04 WITA

IHSG Melonjak, Saham BBRI dan AMMN Pimpin Penguatan Pasar
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.03 WITA

