Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pramono Anung Dorong Jakarta Juara Umum PON 2028

Gubernur DKI Jakarta menargetkan kemenangan juara umum di PON 2028, sekaligus memperkuat pembinaan atlet muda melalui Popprov 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.10 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pramono Anung Dorong Jakarta Juara Umum PON 2028
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi membuka Pekan Olahraga Pelajar Provinsi (Popprov) 2026 di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempersiapkan atlet muda secara optimal guna meraih prestasi tingkat nasional, khususnya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan diselenggarakan di tiga provinsi, termasuk Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan DKI Jakarta.

Popprov 2026, yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta bersama KONI DKI, akan berlangsung dari 31 Agustus hingga 5 September. Kompetisi ini melibatkan 1.049 atlet pelajar dan 198 pelatih dalam lima cabang olahraga utama: basket, voli, bulutangkis, sepakbola, dan sepak takraw. Tujuan utama pelaksanaan acara ini adalah mengukur kualitas pembinaan atlet sejak dini, memperluas pengalaman kompetitif, serta mempererat tali silaturahmi antar generasi olahragawan muda.

Pramono menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur dan sistem pembinaan jangka panjang. Ia menegaskan bahwa target juara umum PON 2028 bukan sekadar harapan, melainkan hasil dari persiapan strategis yang telah direncanakan secara matang. Ia meminta jajaran terkait, termasuk Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga serta KONI DKI, untuk memastikan semua aspek persiapan berjalan secara adil, transparan, dan profesional.

Selain itu, Gubernur menyampaikan rencana perbaikan fasilitas olahraga di seluruh wilayah Jakarta. Ia menekankan bahwa kota harus menjadi lingkungan yang mendukung berbagai cabang olahraga populer seperti sepak bola, bulu tangkis, voli, sepak takraw, lari, dan maraton. Upaya ini bertujuan menciptakan ekosistem olahraga yang inklusif dan berkelanjutan untuk menunjang prestasi atlet di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya