Pramugari Berlutut Minta Maaf Usai Troli Sentuh Penumpang
Seorang pramugari China Eastern Airlines meminta maaf berulang kali hingga berlutut setelah troli makanan tidak sengaja menyentuh penumpang yang sedang tidur, memicu reaksi agresif dan perbincangan publik.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 7 Oktober 2026, 12.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Insiden terjadi pada penerbangan China Eastern Airlines dari Hefei ke Dalian pada 28 September, saat malam hari, ketika troli makanan yang didorong pramugari secara tidak sengaja mengenai pundak seorang penumpang pria yang sedang tidur. Meski tidak mengalami luka fisik, pramugari langsung meminta maaf secara langsung. Kepala awak kabin juga segera menangani dengan memberikan kompres es sebagai tindakan pencegahan.
Namun, penumpang menolak permintaan maaf dan justru menunjukkan sikap marah, mengancam akan menendang pramugari serta menuntut agar dipertemukan dengan petugas medis setelah pesawat mendarat. Kondisi memburuk saat pramugari yang masih baru dalam karier itu panik dan berlutut dua hingga tiga kali sambil terus memohon maaf, menurut saksi mata yang menyaksikan kejadian tersebut.
Ketegangan berakhir setelah petugas keamanan pesawat turun tangan untuk menenangkan situasi. Setelah mendarat, petugas medis memeriksa penumpang dan menyatakan tidak ada cedera fisik, baik pada kulit maupun jaringan dalam. Penumpang kemudian menolak tawaran perawatan lanjutan dan memilih meninggalkan lokasi tanpa melanjutkan proses keluhan.
Kejadian ini viral di media sosial China, khususnya Weibo dan Sina, dengan sejumlah netizen mengecam tindakan penumpang sebagai berlebihan. Banyak yang menekankan pentingnya penghormatan terhadap profesi layanan, serta menyoroti bahwa insiden kecil tidak seharusnya memicu eskalasi emosional. Seorang pramugari berpengalaman menjelaskan bahwa prosedur standar memang melibatkan permintaan maaf langsung, sementara kepala awak kabin berwenang memberikan kompensasi seperti voucher, poin mileage, atau peningkatan kelas kursi.
China Eastern Airlines mengonfirmasi bahwa pramugari yang terlibat mengalami trauma psikologis akibat insiden tersebut. Maskapai telah memberikan pendampingan konseling dan menyatakan bahwa pramugari tersebut kini telah kembali menjalankan tugas. Investigasi terhadap kejadian masih berlangsung, namun pihak maskapai menekankan bahwa kejadian ini tidak mengubah standar pelayanan yang diterapkan secara umum.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kematian Peneliti di Siberia Diduga Akibat Infeksi Pes Paru
Kematian seorang peneliti muda di laboratorium Siberia diduga disebabkan oleh infeksi pes paru, meski otoritas belum mengonfirmasi secara resmi.
7 Oktober 2026

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Menang Dramatis atas Thailand
Timnas Indonesia keluar sebagai juara pertama FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang adu penalti 4-2 atas Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
7 Oktober 2026

Trump Dorong Kebijakan Militer Ekstrem, California Kecam Langsung
Pernyataan Presiden AS Donald Trump soal kemungkinan kota besar AS hancur akibat Iran memicu kemarahan pejabat California, termasuk Gubernur Gavin Newsom, yang menilai pernyataan itu berbahaya dan tidak bertanggung jawab.
7 Oktober 2026

IEU-CEPA Ditargetkan Berlaku Januari 2027
Pemerintah berupaya menuntaskan penandatanganan perjanjian dagang Indonesia-Uni Eropa pada akhir Oktober 2026 agar tidak terjadi kekosongan fasilitas tarif pasca berakhirnya GSP.
7 Oktober 2026
Berita Lainnya

Data Kesehatan Jadi Fondasi Inovasi Obat Berbasis AI
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.30 WITA

Bupati Siak Minta Pelunasan Utang DBH Migas Segera Ditegaskan
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.30 WITA

Pemerintah Siapkan Lahan Baru untuk Dukung Program E20
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.29 WITA

Defisit Perdagangan AS Melonjak di Tengah Kebijakan Tarif Trump
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.29 WITA

Emas Antam Naik Jadi Rp2,580 Juta per Gram
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.29 WITA

Rupiah Melemah Tipis di Awal Perdagangan Rabu
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.29 WITA

Bayan Sesuaikan Jumlah Saham dalam Perjanjian Jual Beli
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.28 WITA

Pemerintah Bisa Hemat Rp161 T dengan Transisi ke Truk Listrik
Rabu, 7 Oktober 2026, 12.28 WITA

