Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pramuka, Modal Bangsa Hadapi Bonus Demografi

Kapolri tegaskan nilai-nilai kepramukaan sebagai fondasi penting persiapan generasi muda menghadapi bonus demografi melalui karakter, disiplin, dan gotong royong.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 12.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pramuka, Modal Bangsa Hadapi Bonus Demografi
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa nilai-nilai inti dalam kepramukaan—kedisiplinan, kepemimpinan, kemandirian, gotong royong, dan kepedulian sosial—berperan krusial dalam membangun generasi unggul. Menurutnya, momentum bonus demografi yang akan dirasakan Indonesia harus dimanfaatkan secara optimal dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, serta pembentukan karakter yang kokoh.

Kegiatan Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) 2026 di Sukabumi menjadi ruang strategis bagi Kapolri menyampaikan pesan tersebut. Acara yang diikuti sekitar 5.499 peserta dari berbagai kalangan—pelajar, mahasiswa, anggota Pramuka, guru, pengurus, dan tokoh PUI—menjadi simbol kolaborasi antar generasi dalam membangun bangsa. Sigit menyampaikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi PUI dan Gerakan Pramuka dalam membina pemuda sebagai pilar keutuhan nasional.

Ia menekankan bahwa Pramuka bukan sekadar organisasi kegiatan, melainkan wadah strategis untuk mencetak pemimpin masa depan yang berintegritas dan peduli terhadap lingkungan. Kepemimpinan, keberanian, serta rasa tanggung jawab yang dibentuk melalui pelatihan dan pengalaman langsung menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan sosial dan teknologi. Sigit juga mengimbau generasi muda agar bijak menggunakan media sosial, menjauhi perilaku merusak seperti judi daring, narkoba, tawuran, dan penyebaran ideologi radikal.

Dukungan terhadap pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada tokoh pendiri PUI disampaikan sebagai bentuk penghargaaan atas kontribusi nyata dalam memperkuat nilai kebangsaan dan keberagaman. Kapolri juga mendorong anggota Pramuka untuk aktif dalam kegiatan nyata seperti penanggulangan bencana, kebersihan lingkungan, dan pengamanan acara publik, menegaskan bahwa semangat Pramuka harus diwujudkan dalam aksi nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Polri, kata Sigit, siap menjadi mitra strategis bagi generasi muda dalam mengejar cita-cita dan mengembangkan potensi diri. Ia menyeru kolaborasi lintas sektor—dari pendidikan, kelembagaan keagamaan, hingga masyarakat sipil—untuk menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuhnya pemuda berkarakter, berdaya saing tinggi, dan siap memimpin bangsa di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya