Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Produsen Pet Food Diminta Perkuat Daya Saing untuk Ekspor

Menteri Perdagangan dorong produsen lokal tingkatkan kualitas dan nilai tambah agar kuasai pasar dalam negeri dan ekspor dengan peluang dari perjanjian dagang global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 15.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Produsen Pet Food Diminta Perkuat Daya Saing untuk Ekspor
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah terus mendorong industri pakan hewan peliharaan dalam negeri untuk memperkuat posisi di pasar domestik dan memperluas jangkauan ekspor. Menteri Perdagangan menekankan pentingnya memperbaiki kualitas produk lokal agar mampu bersaing dengan impor, sekaligus memanfaatkan keunggulan yang dimiliki melalui berbagai perjanjian perdagangan strategis. Dengan potensi pasar dalam negeri yang besar, industri ini diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Upaya peningkatan daya saing dilakukan melalui peningkatan kapasitas produksi, inovasi produk, serta standarisasi kualitas. Pemerintah optimistis bahwa dengan dukungan kerangka perjanjian dagang, termasuk I-EU CEPA yang dijadwalkan ditandatangani tahun ini, akses pasar global akan lebih terbuka. Perjanjian tersebut menjadi kunci membuka peluang ekspor bagi produk lokal, termasuk pakan hewan peliharaan.

Data menunjukkan tren positif ekspor pakan hewan peliharaan Indonesia dari 2021 hingga 2025 dengan pertumbuhan 31,98 persen. Pada 2025, nilai ekspor mencapai 8,66 juta dolar AS, dengan India menjadi pasar utama (53,60 persen), disusul Malaysia (18,50 persen), Jepang (8,96 persen), Filipina (7,88 persen), dan Hong Kong (4,77 persen). Pada semester pertama 2026, ekspor mencapai 3,43 juta dolar AS, mencerminkan momentum pertumbuhan yang stabil.

Di kancah global, Indonesia masih berada di peringkat ke-59 sebagai pemasok utama sektor ini dengan pangsa pasar hanya 0,03 persen. Negara-negara seperti Jerman, Thailand, Polandia, Amerika Serikat, dan Prancis mendominasi pasar internasional. Namun, peluang untuk meningkatkan penetrasi tetap terbuka, terutama dengan dukungan kebijakan perdagangan yang mendukung ekspor produk berkualitas tinggi dari dalam negeri.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya