Produsen Pet Food Diminta Perkuat Daya Saing untuk Ekspor
Menteri Perdagangan dorong produsen lokal tingkatkan kualitas dan nilai tambah agar kuasai pasar dalam negeri dan ekspor dengan peluang dari perjanjian dagang global.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 15.48 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah terus mendorong industri pakan hewan peliharaan dalam negeri untuk memperkuat posisi di pasar domestik dan memperluas jangkauan ekspor. Menteri Perdagangan menekankan pentingnya memperbaiki kualitas produk lokal agar mampu bersaing dengan impor, sekaligus memanfaatkan keunggulan yang dimiliki melalui berbagai perjanjian perdagangan strategis. Dengan potensi pasar dalam negeri yang besar, industri ini diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Upaya peningkatan daya saing dilakukan melalui peningkatan kapasitas produksi, inovasi produk, serta standarisasi kualitas. Pemerintah optimistis bahwa dengan dukungan kerangka perjanjian dagang, termasuk I-EU CEPA yang dijadwalkan ditandatangani tahun ini, akses pasar global akan lebih terbuka. Perjanjian tersebut menjadi kunci membuka peluang ekspor bagi produk lokal, termasuk pakan hewan peliharaan.
Data menunjukkan tren positif ekspor pakan hewan peliharaan Indonesia dari 2021 hingga 2025 dengan pertumbuhan 31,98 persen. Pada 2025, nilai ekspor mencapai 8,66 juta dolar AS, dengan India menjadi pasar utama (53,60 persen), disusul Malaysia (18,50 persen), Jepang (8,96 persen), Filipina (7,88 persen), dan Hong Kong (4,77 persen). Pada semester pertama 2026, ekspor mencapai 3,43 juta dolar AS, mencerminkan momentum pertumbuhan yang stabil.
Di kancah global, Indonesia masih berada di peringkat ke-59 sebagai pemasok utama sektor ini dengan pangsa pasar hanya 0,03 persen. Negara-negara seperti Jerman, Thailand, Polandia, Amerika Serikat, dan Prancis mendominasi pasar internasional. Namun, peluang untuk meningkatkan penetrasi tetap terbuka, terutama dengan dukungan kebijakan perdagangan yang mendukung ekspor produk berkualitas tinggi dari dalam negeri.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


