Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

PT Pandu Torobulu Belum Produksi, Fokus pada Pengupasan Overburden

PT Pandu Torobulu di Konawe Selatan belum memulai produksi, hanya melakukan pengupasan overburden karena belum mendapatkan persetujuan RKAB.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 19.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
PT Pandu Torobulu Belum Produksi, Fokus pada Pengupasan Overburden
Foto: Foto: Bahdin

Kendari, ıNarasikita - Aktivitas operasional PT Pandu Torobulu di wilayah Torobulu, Kabupaten Konawe Selatan, saat ini terbatas pada pekerjaan pengupasan material overburden. Perusahaan belum memulai tahap produksi, sejalan dengan belum diterbitkannya persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Tanpa izin tersebut, kegiatan tambang tidak dapat berjalan secara penuh sesuai peraturan yang berlaku.

Ketua Lembaga Gerak Sultra, Wiwin Saputra, mengungkapkan bahwa informasi terkini menyebutkan bahwa perusahaan belum mengajukan atau belum mendapatkan persetujuan RKAB. Akibatnya, aktivitas yang dilakukan hanya sebatas pengupasan tanah penutup tanpa ada aktivitas penambangan logam. “Belum ada produksi, hanya fokus pada pengupasan OB karena RKAB belum keluar,” tegasnya.

Lokasi operasi PT Pandu Torobulu berada dalam kawasan yang berdekatan dengan area kerja PT Wijaya Inti Nusantara (WIN), sehingga menimbulkan pertanyaan terkait konsistensi pengelolaan kawasan tambang dan pengawasan dari pihak terkait. Meskipun demikian, belum ada konfirmasi resmi dari manajemen perusahaan atau instansi teknis terkait status kegiatan terkini.

Untuk memastikan kebenaran informasi, diperlukan klarifikasi langsung dari pihak manajemen PT Pandu Torobulu, terutama terkait proses pengajuan RKAB dan rencana operasional selanjutnya. Tanpa adanya transparansi dari perusahaan, publik tetap mengawasi aktivitas yang dilakukan agar sesuai dengan peraturan dan tidak merugikan lingkungan serta masyarakat sekitar.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya