Selasa, 29 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pupuk Indonesia Perluas Akses Pasar UMKM Lewat Kriyanusa 2026

Pupuk Indonesia memperluas jangkauan pasar UMKM binaan melalui partisipasi di Kriyanusa 2026 dengan menampilkan 16 brand dan fashion show kolaboratif.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 29 September 2026, 15.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pupuk Indonesia Perluas Akses Pasar UMKM Lewat Kriyanusa 2026📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pupuk Indonesia menghadirkan sejumlah produk kriya dan wastra dari 16 brand UMKM binaan dalam gelaran Kriyanusa 2026 di Jakarta Convention Center. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkenalkan karya lokal ke pasar yang lebih luas, sekaligus memberikan ruang promosi berkelanjutan bagi pelaku usaha mikro hingga menengah yang bergerak di bidang kriya dan fashion. Kolaborasi dengan Perkumpulan Istri Karyawan Pupuk Indonesia (PIKA PI) Group menjadi fondasi utama dalam pengembangan kapasitas dan pemasaran produk-produk tersebut.

Dari total 3.387 UMKM yang dibina secara nasional, 289 di antaranya berfokus pada wastra dan kerajinan tangan, tersebar di Aceh, Palembang, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Kalimantan Timur. Kehadiran mereka dalam pameran bertaraf nasional menunjukkan kemajuan dalam transformasi ekonomi kreatif yang berbasis budaya lokal. Selain stand pameran, produk-produk UMKM juga dipertunjukkan melalui fashion show bertajuk “Lumbung Cahaya” yang menampilkan koleksi Svarna by IKAT Indonesia.

Pertunjukan busana yang digagas bersama desainer Didiet Maulana menghadirkan 20 karya dari tiga UMKM binaan, mencakup songket, tenun bulu, dan batik Gedog dengan palet warna alami yang mencerminkan simbol keberlanjutan dan kekayaan alam Nusantara. Kolaborasi ini menegaskan bahwa nilai budaya tidak harus dikorbankan demi inovasi pasar, melainkan dapat menjadi fondasi utama dalam pengembangan produk bernilai tambah tinggi.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum Pupuk Indonesia, Tina T Kemala Intan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap ekonomi kreatif dan pertumbuhan ekonomi inklusif. Melalui akses ke panggung besar, UMKM tidak hanya mendapatkan exposure, tetapi juga pengalaman berinteraksi langsung dengan konsumen, mitra bisnis, dan pelaku industri fashion. Ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya pilar pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya