Prabowo Bahas Strategi Penanganan Narkoba dengan Menteri dan Kepala BNN
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat koordinasi di Istana dengan sejumlah menteri dan kepala lembaga terkait untuk menyusun pendekatan terpadu dalam penanganan narkoba.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 29 September 2026, 15.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan strategis di kompleks Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (29/9/2026), mengumpulkan sejumlah menteri dan pejabat utama untuk membahas permasalahan narkoba secara menyeluruh. Rapat ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat sinergi antarlembaga guna mempercepat pengentasan penyebaran narkoba di tingkat nasional.
Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Menteri Hukum, Wakil Menteri Kesehatan, serta Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan bahwa dirinya diminta membawa seorang peneliti dari Universitas Indonesia yang memiliki kajian relevan terkait isu narkoba. Tujuannya adalah memanfaatkan hasil riset akademik sebagai dasar kebijakan terapi dan pencegahan.
Brian menjelaskan bahwa kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga pemerintah akan menjadi kunci dalam menyusun respons yang lebih efektif. Hasil penelitian yang telah dikembangkan di kampus akan disinkronkan dengan kebutuhan operasional BNN maupun program kesehatan nasional, termasuk dalam pengembangan terapi rehabilitasi.
Sementara itu, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan bahwa agenda rapat belum dapat diungkapkan secara rinci sebelum laporan resmi diserahkan ke presiden. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menyusun strategi hukum dan kebijakan yang mendukung penegakan hukum serta rehabilitasi bagi para pelaku.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

BRILink Agen di Semarang Edukasi Warga Antisipasi Penipuan
Seorang agen BRILink di Semarang aktif mengedukasi masyarakat tentang modus penipuan keuangan, membantu menggagalkan ratusan transaksi mencurigakan sejak 2019.
29 September 2026

Tersangka Kelima Kasus Nikel Diduga Terlibat Penyalahgunaan Wewenang
Kejaksaan Agung menetapkan M. Teguh Pamuji sebagai tersangka kelima dalam kasus korupsi tata kelola nikel 2017–2020 dengan kerugian negara Rp401 miliar.
29 September 2026

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Ditetapkan Tersangka Tabrakan Bekasi
Polisi menetapkan masinis KA Argo Bromo Anggrek sebagai satu-satunya tersangka dalam insiden tabrakan di Stasiun Bekasi Timur, dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara.
29 September 2026

Belasan Santri Berani Buka Suara soal Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes NTB
Belasan mantan santri pesantren di NTB mengungkap pengalaman kekerasan seksual yang diduga dilakukan pendiri pondok, dengan sejumlah korban mengaku memendam trauma hingga hampir bunuh diri.
29 September 2026
Berita Lainnya

Proses Balik Nama dan Mutasi Sepeda Motor, Ini Syarat dan Langkahnya
Selasa, 29 September 2026, 15.41 WITA

Biaya Perbaikan Baterai Mobil Listrik Tua Melebihi Nilai Jual Bekas
Selasa, 29 September 2026, 15.40 WITA

Klaim Asuransi SIM? Ini Langkah Mudahnya
Selasa, 29 September 2026, 15.40 WITA

Refund Kuota Dikhawatirkan Tidak Praktis, ATSI Minta Penjelasan Klarifikasi
Selasa, 29 September 2026, 15.34 WITA

60 Layanan Digital Dinilai Berisiko bagi Anak, 22 Ditetapkan Tinggi
Selasa, 29 September 2026, 15.34 WITA

PPN Digital Lintas Batas Resmi Berlaku, DJP Catat 260 Platform Daftar
Selasa, 29 September 2026, 15.34 WITA

Pertempuran Hebat di Baidoa Libatkan Jet dan Drone
Selasa, 29 September 2026, 15.33 WITA

Uji Coba Sekolah Gratis 2027 Ditetapkan di Wilayah 3T
Selasa, 29 September 2026, 15.33 WITA

