Purbaya: Anggaran MBG Dipangkas Lebih Dalam, Target di Bawah Rp200 Triliun
Anggaran Makan Bergizi Gratis dipangkas kembali hingga di bawah Rp200 triliun setelah koordinasi dengan Kepala BGN yang dinilai kreatif dalam efisiensi pengelolaan dana.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 22.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa alokasi anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun ini telah mengalami pemangkasan lebih lanjut, menyentuh angka di bawah Rp200 triliun. Keputusan ini diambil setelah berdiskusi langsung dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono, yang dinilai memiliki pendekatan inovatif dalam mengelola dana publik. Purbaya menekankan bahwa langkah efisiensi ini merupakan hasil kerja sama strategis antara kementerian dan lembaga teknis terkait.
Sebelumnya, anggaran MBG sempat dialokasikan sebesar Rp330 triliun, lalu direduksi menjadi sekitar Rp260 triliun, dan kini kembali dipangkas hingga di bawah angka Rp200 triliun. Meski belum mengetahui angka pasti dari penghematan tersebut, Purbaya menyatakan bahwa Sudaryono telah menyampaikan potensi penghematan lebih besar. Ia menekankan bahwa keputusan akhir akan disesuaikan dengan hasil evaluasi internal dan hasil koordinasi lanjutan.
Sudaryono menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan strategi untuk memperkecil anggaran tahun depan hingga di bawah Rp200 triliun, dengan memanfaatkan teknologi dan sistem pelacakan yang lebih akurat. Ia menegaskan bahwa proses efisiensi tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi juga melibatkan audit mendalam terhadap operasional dapur-dapur yang sebelumnya tercatat beroperasi tetapi ternyata tidak berfungsi.
Dalam proses penyaringan anggaran, BGN telah mengidentifikasi adanya dugaan ketidaksesuaian data, termasuk dapur yang tercatat aktif namun tidak beroperasi secara nyata. Jika ditemukan indikasi penyimpangan, termasuk kemungkinan pelanggaran hukum, pihak inspektorat akan diterjunkan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut, dan hasilnya akan dilaporkan ke kejaksaan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen BGN untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


