Purbaya Bentuk Tim Khusus Awasi Implementasi Kebijakan Fiskal
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menerapkan tim khusus untuk memantau pelaksanaan kebijakan fiskal secara menyeluruh di Kemenkeu dan sinergi dengan instansi terkait.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 19.37 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 5x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan pembentukan tim khusus untuk memastikan kebijakan fiskal yang dirancang berjalan sesuai rencana. Tim ini akan bertugas memantau pelaksanaan instruksi dari pimpinan Kementerian Keuangan, dengan melibatkan para ahli, staf khusus, serta pejabat eselon satu untuk menjamin efektivitas implementasi kebijakan.
Tujuan utama pembentukan tim ini adalah mempercepat dan memperkuat koordinasi antarlembaga, khususnya dengan Kementerian Koperasi, Danantara, BUMN, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kementerian Perdagangan. Purbaya menekankan pentingnya sinergi antarlembaga agar kebijakan fiskal tidak hanya berdampak pada sektor publik, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi riil, termasuk di sektor manufaktur dan usaha mikro.
Dalam pelantikan ratusan pejabat di lingkungan Kemenkeu pada Kamis (10/9/2026), Purbaya menegaskan bahwa APBN harus menjadi mesin yang lebih responsif dan cepat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menekankan perlunya akselerasi kerja tanpa mengorbankan profesionalisme, akuntabilitas, dan kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran.
Tim khusus ini diharapkan menjadi alat pemantau yang efisien, memastikan setiap kebijakan yang diambil tidak hanya terukur secara teknis, tetapi juga berdampak nyata bagi sektor riil dan stabilitas sistem keuangan nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Biaya perbaikan dan suku cadang yang mahal menjadi penyebab premi asuransi mobil listrik lebih tinggi dibanding kendaraan konvensional, sesuai penjelasan dari perusahaan asuransi di tengah penyesuaian tarif.
11 September 2026

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Konsumen yang membeli iPhone 18 Duo 2 TB dari AS harus siap membayar bea masuk dan PPN hingga Rp10,5 juta saat masuk ke Indonesia.
11 September 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.570 per Dolar AS
Rupiah dibuka melemah 0,23% ke level Rp17.570/US$ pada awal perdagangan Jumat, dipengaruhi penguatan dolar global dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
11 September 2026

Laba TINS Melonjak 805% di Semester I 2026
PT Timah (Persero) Tbk. mencatat laba bersih Rp2,71 triliun pada semester pertama 2026, naik 805% dibanding periode sama tahun sebelumnya, didorong kenaikan harga dan volume penjualan logam timah.
11 September 2026
Berita Lainnya

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA

GWM Perluas Jaringan Diler ke Kota-Kota Strategis
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA


