Purbaya Soroti Keterbatasan Anggaran Hadapi Tuntutan K/L
Menteri Keuangan menegaskan keterbatasan anggaran negara menyebabkan tidak semua permintaan tambahan dana dari K/L bisa dipenuhi, meski beberapa kementerian mengajukan penambahan hingga ratusan triliun.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 11.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah menghadapi tekanan anggaran yang signifikan menjelang penyusunan RAPBN 2027, seiring munculnya sejumlah Kementerian dan Lembaga (K/L) yang mengajukan peningkatan dana. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa meski ada banyak permintaan, ketersediaan anggaran tetap terbatas, sehingga tidak semua usulan dapat dipenuhi secara penuh. Ia menekankan bahwa keputusan alokasi harus berdasarkan prioritas yang menopang pertumbuhan ekonomi secara optimal.
Dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, pemerintah menaikkan target belanja negara dari Rp4.097,2 triliun menjadi Rp4.106,3 triliun, meningkat sebesar Rp9,1 triliun. Peningkatan ini terutama terjadi pada belanja pemerintah pusat, yang naik dari Rp3.362,2 triliun menjadi Rp3.371,3 triliun, serta belanja K/L dari Rp1.504,7 triliun menjadi Rp1.513,8 triliun. Di sisi penerimaan, pendapatan negara dan hibah juga dinaikkan sebesar Rp9,1 triliun, mencapai Rp3.435 triliun.
Beberapa K/L mengajukan penambahan anggaran secara signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) meminta tambahan Rp1,473 triliun, terutama untuk melanjutkan Survei Ekonomi Terintegrasi pasca-Sensus Ekonomi 2026, serta revitalisasi kantor yang rusak akibat bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Flores. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengusulkan tambahan Rp1,72 triliun, menilai pagu awal yang hanya Rp2 triliun belum cukup mendukung transformasi industri nasional dan penguatan IKM.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjadi salah satu yang paling besar mengajukan tambahan, mencapai Rp157,76 triliun, meski pagu awalnya sudah Rp61,10 triliun. Kemenhan, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Sekretariat Negara juga mengajukan tambahan masing-masing Rp50 triliun, Rp22,1 triliun, dan Rp6,62 triliun. Purbaya menegaskan bahwa semua usulan akan dievaluasi secara ketat, dengan pertimbangan keseimbangan fiskal dan dampak ekonomi jangka panjang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


