Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Purbaya Tekankan Akurasi Anggaran Bencana

Menteri Keuangan meminta BNPB menyampaikan anggaran penanganan bencana secara akurat dan jelas, meski siap menyalurkan hingga Rp5 triliun jika diperlukan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 22.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Purbaya Tekankan Akurasi Anggaran Bencana
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan perlunya kejelasan dan keakuratan dalam penyusunan anggaran tambahan untuk penanganan bencana di berbagai wilayah Indonesia. Ia menekankan bahwa pemerintah siap memenuhi kebutuhan dana selama angka yang diajukan didukung data dan rincian yang transparan. “Kita akan usahakan semaksimal mungkin, tetapi jangan sampai ada penghitungan yang tidak valid atau dibuat-buat,” tegasnya dalam pertemuan di kompleks Istana Kepresidenan.

Purbaya menegaskan bahwa alokasi anggaran sebesar Rp5 triliun telah disiapkan khusus untuk BNPB dalam konteks penanggulangan bencana. Namun, hingga saat ini belum ada permohonan formal dari lembaga penanggulangan bencana tersebut untuk pencairan dana tambahan. “Belum masuk permintaan tambahan dari BNPB. Pencairan tergantung pada pengajuan resmi yang disampaikan,” ujarnya di Kompleks Parlemen Senayan.

Ia juga menyebut bahwa BNPB sudah memiliki dana siap pakai sekitar Rp1 triliun yang bisa digunakan secara cepat dalam situasi darurat. Dana ini menjadi cadangan awal sebelum proses pencairan lebih lanjut. Purbaya menekankan bahwa mekanisme penyaluran dana bencana dirancang berbeda dari anggaran biasa, dengan pendekatan yang lebih fleksibel demi meminimalkan beban masyarakat terdampak.

Pihaknya menegaskan bahwa tidak ada kendala teknis dalam penyediaan dana selama permintaan disertai data yang jelas dan valid. “Hitungannya harus clear, enggak ada masalah. Kita siapkan uangnya,” tegasnya. Tujuan utamanya tetap menjaga kecepatan respons dan efektivitas penanganan bencana demi kesejahteraan rakyat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya