Putin Buka Peluang Damai, NATO Tegaskan Rusia Semakin Agresif
Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut ada ruang untuk perdamaian dengan Ukraina, namun menegaskan ancaman penerbangan di wilayah udara Moskow sebagai terorisme negara, sementara NATO memperingatkan eskalasi militer dan hibrida Rusia di Eropa timur.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 09.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pernyataan mengejutkan di forum ekonomi regional di Vladivostok, menyatakan bahwa solusi konflik dengan Ukraina masih memungkinkan jika kedua belah pihak bersedia berdialog. Ia menekankan bahwa penyelesaian akhir harus dilakukan secara langsung oleh negara-negara yang terlibat, tanpa campur tangan eksternal, meski secara implisit menyiratkan bahwa Rusia tetap berpegang pada posisi tegas terkait wilayah dan keamanan.
Di tengah sinyal diplomatik tersebut, Moskow tetap mempertahankan sikap keras terhadap langkah Kyiv yang meminta maskapai penerbangan menghindari ruang udara Rusia. Putin menilai kebijakan itu sebagai bentuk terorisme negara yang sengaja dirancang untuk memicu ketegangan internasional. Ia menegaskan bahwa respons Rusia akan semakin tegas jika ancaman tersebut terus berlanjut, termasuk dalam bentuk peningkatan operasi militer.
Di sisi lain, sekretaris jenderal NATO Mark Rutte menggarisbawahi peningkatan aktivitas militer dan hibrida Rusia di wilayah perbatasan timur aliansi. Ia menyoroti serangkaian serangan drone dan rudal yang melintasi wilayah Eropa timur, termasuk dugaan serangan ke fasilitas strategis seperti bandara di Leipzig, Jerman. Rutte menegaskan bahwa Rusia keliru jika mengira ancaman bisa memecah belah solidaritas sekutu NATO.
Upaya diplomasi yang dilakukan oleh negara-negara seperti AS dan India, termasuk kunjungan rahasia pejabat intelijen AS ke Moskow dan desakan dari Perdana Menteri India Narendra Modi, belum menghasilkan kemajuan signifikan. Sementara itu, Kyiv semakin memperluas penggunaan drone buatan dalam negeri untuk menyerang infrastruktur militer dan energi di wilayah Rusia, sementara Moskow membalas dengan serangan rudal yang terus menghantam kota-kota Ukraina, memperparah krisis pertahanan udara di sana.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Houthi Negasi Serangan ke Makkah dan Madinah, Sebut Klaim Saudi Bohong
Kelompok Houthi menyangkal tudingan Arab Saudi bahwa rudal mereka menargetkan Makkah dan Madinah, menyebut pernyataan tersebut sebagai kebohongan besar.
25 Oktober 2026

4 Pilot Tewas dalam Tabrakan Pesawat Latih di Filipina
Dua pesawat latih SF-260 Angkatan Udara Filipina bertabrakan saat latihan, menewaskan empat pilot di Pangkalan Udara Fernando, Batangas.
25 Oktober 2026

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Transformasi Energi Indonesia Menapaki Jalur Kemandirian
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.30 WITA

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.29 WITA

Lula dan Flavio Bolsonaro Saling Serang di Debat Akhir Pemilu
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.09 WITA

Koneksi Starlink Stabil di Kecepatan 400 km/Jam, Ungkap Menteri Pertahanan Ukraina
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.08 WITA

Penyintas Serangan Gereja Yordania Ungkap Detik-detik Pelaku Arahkan Pistol
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, Dampaknya Di Bawah 2 Persen
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.07 WITA

Richard Lee: Jangan Lawan Iblis dengan Logika
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

Kanye West Tutup Konser GBK dengan Runaway Emosional
Minggu, 25 Oktober 2026, 09.06 WITA

