Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Qatar Ingatkan Israel Hentikan Aksi Paksa di Wilayah Palestina, Lebanon, dan Suriah

Doha menegaskan kekhawatiran atas upaya Israel memperkuat posisi di wilayah Palestina, Lebanon, dan Suriah melalui kekerasan dan ekspansi, meski gencatan senjata telah berlaku.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 23.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Qatar Ingatkan Israel Hentikan Aksi Paksa di Wilayah Palestina, Lebanon, dan Suriah
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Qatar menyampaikan peringatan tegas kepada Israel untuk tidak memanfaatkan ketegangan regional sebagai alasan mengubah status quo di wilayah Palestina, Lebanon, dan Suriah secara paksa. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majid Al-Ansari, menekankan bahwa tindakan militer dan ekspansi permukiman yang berkelanjutan justru memperparah krisis kemanusiaan dan mengancam stabilitas kawasan.

Meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak Oktober 2025, serangan Israel terhadap Jalur Gaza tetap berlangsung secara intensif. Pada Senin lalu, setidaknya empat warga sipil, termasuk tiga anak-anak, tewas akibat serangan udara. Di Tepi Barat, situasi semakin memburuk dengan meningkatnya serangan oleh pemukim Israel dan operasi militer yang menimbulkan korban sipil serta kerusakan infrastruktur.

Di Lebanon, meski telah ada kesepakatan gencatan senjata, Israel tetap melakukan serangan di wilayah selatan negara tersebut. Beirut dan Tel Aviv terus menjalankan perundingan keamanan terkait perbatasan, namun belum mencapai solusi permanen. Di Suriah, militer Israel tetap mempertahankan kehadirannya di wilayah barat daya dan melanjutkan serangan udara terhadap target yang diduga terkait dengan kelompok oposisi dan Iran.

Berbagai lembaga internasional serta negara-negara di kawasan telah menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi yang terjadi. Mereka menyerukan agar semua pihak menghentikan tindakan yang dapat mengubah realitas geografis dan sosial di wilayah yang terlibat konflik. Qatar menekankan pentingnya menjaga prinsip-prinsip hukum internasional dan menolak upaya unilateral yang bertentangan dengan kedaulatan negara-negara tetangga.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya