Ratusan Warga Burundi Antre Pulang Akibat Penertiban Usaha Asing
Ratusan warga Burundi antre di kedutaan di Nairobi untuk urus dokumen pulang setelah kebijakan penertiban usaha kecil asing diterapkan oleh pemerintah Kenya.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 07.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Puluhan warga Burundi memadati Kedutaan Besar Burundi di Nairobi pada Senin (7/9/2026), memperlihatkan antrean panjang di depan gedung diplomatik. Mereka membawa koper, barang bawaan, hingga kasur, menandakan keputusan untuk kembali ke tanah air bukan sekadar keinginan, melainkan respons terhadap tekanan kebijakan baru. Kegiatan ini muncul setelah Presiden Kenya William Ruto menginstruksikan penutupan usaha kecil yang dijalankan warga asing, termasuk dari Burundi.
Kerumunan yang didominasi pria muda ini menunjukkan kecemasan terhadap masa depan mereka di Kenya. Beberapa mengaku takut akan tindakan represif atau ancaman dari masyarakat lokal pasca-kebijakan yang dikeluarkan. Salah satu dari mereka, Peter Nakumujango, 62 tahun, menyatakan secara tegas bahwa keputusan pulang bukan pilihan pribadi, melainkan kewajiban akibat tekanan sistemik. Ia membawa kasur sebagai simbol kehidupan yang harus dibawa pulang meski dalam kondisi terpaksa.
Kebijakan penertiban ini dikeluarkan menyusul pertemuan Ruto dengan kelompok pedagang lokal yang mengeluhkan ketidakadilan dalam sistem perpajakan dan persaingan usaha. Kementerian Perdagangan Kenya menegaskan bahwa kebijakan ini berlaku khusus bagi warga asing yang menjalankan usaha tanpa izin kerja resmi. Meski penertiban belum sepenuhnya dilaksanakan secara massal di Nairobi pada hari pertama, banyak warga Burundi sudah merasakan dampaknya melalui ancaman verbal dan gangguan di lingkungan sekitar.
Badan Pengungsi PBB mencatat sekitar 16.000 pengungsi dan pencari suaka asal Burundi tinggal di Kenya, sebagian besar di wilayah perkotaan seperti Nairobi. Kondisi ini memperbesar tekanan pada sistem perlindungan dan distribusi bantuan. Upaya pulang yang dilakukan ratusan warga ini menjadi indikator meningkatnya ketegangan sosial dan kebijakan migrasi yang berdampak langsung pada komunitas asing yang telah lama menetap.
Tujuan utama dari tindakan ini adalah memastikan bahwa usaha yang dijalankan warga asing sesuai regulasi, namun dampaknya justru mempercepat migrasi paksa dari komunitas yang rentan. Kebijakan yang dimaksudkan untuk menyeimbangkan ekonomi lokal justru menimbulkan krisis kemanusiaan kecil di tengah kota besar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8 juta kilo liter pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor dan penguatan sektor energi nasional.
8 September 2026

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.
8 September 2026

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.
8 September 2026

90 Persen SPBU Sudah Salurkan B50, Pemerintah Tegaskan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Sebanyak 90 persen stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia telah mulai menjual biodiesel B50, seiring percepatan program kemandirian energi nasional yang dimulai sejak 2018.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


