Relawan Damkar Kalteng Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan
Seorang relawan pemadam kebakaran asal Kalimantan Tengah meninggal dunia setelah mengalami sesak napas akibat paparan asap selama penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.22 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 7x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Ahmadin, atau akrab disapa Itam Madin, seorang relawan dari Satgas Damkar Huma Singgah Itah, meninggal dunia pada malam Minggu (30/8) setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Sultan Imanudin, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat. Ia sempat dirawat karena mengalami gangguan pernapasan akibat paparan asap tebal selama bertugas memadamkan titik api di wilayah terdampak karhutla. Kondisi kesehatannya memburuk dalam beberapa hari terakhir, meski sebelumnya sempat menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kobar, Dwi Agus Suhartono, menyatakan bahwa Ahmadin merupakan salah satu dari dua petugas Satgas Karhutla yang harus dilarikan ke rumah sakit akibat dampak kesehatan dari operasi lapangan. Sementara satu rekannya masih dalam masa pemulihan. Ia menekankan bahwa kondisi medan yang sulit, suhu tinggi, dan asap tebal menjadi tantangan berat yang dihadapi seluruh relawan selama musim kebakaran.
Perjuangan Ahmadin mencerminkan dedikasi tinggi para relawan yang berada di garis depan penanganan bencana alam tersebut. Ia tidak hanya berperan dalam pemadaman api, tetapi juga menjadi bagian dari upaya preventif untuk menghambat penyebaran lahan terbakar ke area lain. Setiap titik api yang muncul dianggap sebagai ancaman serius yang harus segera ditangani demi mencegah kerusakan lebih luas.
Kehilangan Ahmadin disebut menjadi duka mendalam bagi keluarga, rekan sesama relawan, dan seluruh komunitas yang terlibat dalam penanganan karhutla. Peristiwa ini menyoroti risiko kesehatan yang mengintai petugas lapangan, terutama dalam kondisi yang tidak terkendali dan minim perlindungan. Pemerintah daerah dan instansi terkait diminta memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan tenaga relawan dalam operasi penanggulangan bencana.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dorong transformasi madrasah menuju lingkungan belajar inklusif, aman secara digital, dan berkeadilan melalui kolaborasi semua pihak.
24 Oktober 2026
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Kontingen Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri 2 tahun 2026, mengamankan Piala Presiden dalam perhelatan nasional.
24 Oktober 2026

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Studi menunjukkan bahwa kebahagiaan dapat dibangun melalui gaya hidup sehat, interaksi sosial, dan tujuan jangka panjang.
24 Oktober 2026

Pupuk Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Lewat Irigasi Berkelanjutan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan sistem irigasi di lima daerah, termasuk Gunungkidul, untuk tingkatkan produktivitas pertanian di lahan tadah hujan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.10 WITA

