Resep Salad Kentang Jepang yang Nikmat dan Bergizi
Salad kentang ala Jepang hadir dengan tekstur creamy, rasa umami khas, dan bahan sederhana yang cocok untuk santapan sehat dalam porsi terkontrol.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 17.42 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 8x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Salad kentang khas Jepang menjadi pilihan menarik bagi yang mencari alternatif sayuran yang tak monoton. Dengan kombinasi kentang yang sedikit dihancurkan, sayuran segar, telur puyuh, dan daging sapi tipis, hidangan ini menawarkan rasa yang seimbang antara gurih, segar, dan creamy. Kunci utamanya terletak pada penggunaan mayones khas Jepang, yang memberikan intensitas rasa umami lebih tinggi dibandingkan mayones biasa.
Asal mula hidangan ini berasal dari gaya yoshoku—kombinasi masakan Barat yang diadaptasi dengan selera lokal Jepang. Meski masih diperdebatkan, banyak sejarah kuliner yang mengaitkannya dengan Olivier salad dari Rusia. Seiring waktu, resep ini dimodifikasi menjadi lebih ringan, lembut, dan kaya rasa, khususnya melalui penggunaan bubuk dashi dan mustard yang menambah kedalaman rasa. Kewpie mayonnaise, yang hanya terbuat dari kuning telur, menjadi bahan kunci yang membedakannya dari salad kentang biasa.
Proses pembuatannya dimulai dengan memotong mentimun dan wortel tipis, lalu diamkan dengan garam selama 20 menit untuk mengurangi rasa pahit dan mempertahankan kekenyalan. Kentang dikukus hingga empuk, lalu dinginkan sepenuhnya sebelum dihancurkan sedikit. Telur puyuh direbus selama tiga menit, kemudian dibelah dan dipotong. Semua bahan dicampur dengan saus yang terdiri dari mayones, bubuk dashi, mustard, lada hitam, dan sedikit garam, lalu diaduk perlahan agar tekstur tetap terasa. Tambahkan sayuran, daging sapi, dan telur, lalu sajikan dengan taburan daun bawang segar.
Meski lezat, salad kentang ala Jepang mengandung kalori cukup tinggi—dari 300 hingga 400 kalori per cangkir—sebagian besar berasal dari mayones. Ahli gizi menyarankan untuk mengganti mayones dengan yogurt greek sebagai alternatif lebih rendah lemak namun tetap kaya protein. Selain itu, menambahkan lebih banyak sayuran seperti lobak atau paprika dapat meningkatkan nilai gizi, menambah warna, serta memberikan tekstur renyah yang menyegarkan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Penularan HIV: Fakta Ilmiah di Balik Mitos yang Berkembang
HIV menyebar melalui cairan tubuh tertentu yang masuk ke aliran darah atau selaput lendir, bukan melalui kontak fisik biasa seperti berjabat tangan atau berpelukan.
24 September 2026

5 Risiko Kesehatan dari Penggunaan Lipstik Secara Rutin
Penggunaan lipstik setiap hari berpotensi membahayakan kesehatan akibat paparan bahan kimia berbahaya seperti timbal, phthalates, dan kadmium.
24 September 2026

BUVA Perkuat Posisi di Sektor Hiburan Bali
Emiten perhotelan BUVA perluas bisnis ke sektor hiburan dan gaya hidup lewat investasi di KJA, dengan proyek Zumana di Kuta sebagai langkah strategis.
24 September 2026

Ube: Sumber Karbohidrat Sehat dengan Manfaat Kesehatan Menjanjikan
Ube atau ubi ungu menawarkan manfaat kesehatan melalui kandungan antioksidan, serat, dan indeks glikemik rendah yang mendukung keseimbangan gula darah dan pencernaan.
24 September 2026
Berita Lainnya

Presiden Bentuk Badan Nasional untuk Pencegahan Karhutla dari Akar Rumput
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Presiden Dorong Riset Optimalisasi Lahan Gambut
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Mabes Polri Ambil Alih Penyelidikan Tenggelamnya Kapal Virgo
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Pemprov NTB dan DPR RI Perkuat Perlindungan PMI dari Hulu ke Hilir
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Penyusunan UU Reforma Agraria Dilakukan dengan Pertimbangan Mendalam
Kamis, 24 September 2026, 23.28 WITA

Mobil Penumpang Kapal Pesiar Dipenuhi Anak Laba-Laba di Galveston
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Vaksindo Ekspor Vaksin Unggas ke Afrika, Capai Rp1,9 Miliar
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Gen Z AS Dorong Masuknya Mobil Listrik China
Kamis, 24 September 2026, 23.13 WITA

