RI Perkuat Ekspor Lewat Hilirisasi dan Rantai Pasok Terintegrasi
Pemerintah mempercepat transformasi ekspor dengan fokus pada produk bernilai tambah, efisiensi industri, dan keterpaduan rantai pasok untuk daya saing global.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 17.24 WITA·👁 9 orang membaca· 0 hari ini · 27x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indonesia kini menghadapi tantangan dan peluang besar dalam menata ulang strategi ekspor di tengah perubahan tuntutan pasar internasional yang semakin menekankan aspek keberlanjutan dan nilai tambah. Masa depan daya saing ekspor negara tidak lagi semata bergantung pada kelimpahan sumber daya alam, melainkan pada kemampuan mengolah komoditas menjadi produk jadi yang memiliki nilai tinggi melalui proses hilirisasi dan industrialisasi yang efisien.
Peningkatan produktivitas, pemanfaatan teknologi modern, serta peningkatan kapasitas pengolahan industri menjadi fondasi utama agar produk lokal mampu bersaing di pasar global. Selain itu, pembangunan rantai pasok yang terintegrasi—mulai dari produksi, pengolahan, logistik, pembiayaan hingga distribusi—diperlukan untuk mempercepat waktu dan menekan biaya operasional.
Pembiayaan perdagangan yang andal serta manajemen risiko yang terukur juga menjadi elemen krusial dalam membangun ekosistem ekspor yang tangguh dan berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya menyangkut sektor primer, tetapi juga melibatkan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan institusi keuangan untuk menciptakan sistem yang terkoordinasi dan responsif terhadap dinamika pasar.
Forum ekonomi yang akan diselenggarakan menyediakan ruang dialog strategis bagi para pemangku kepentingan, termasuk pejabat kementerian, anggota komisi legislatif, serta pemimpin perusahaan dan lembaga keuangan. Fokus utama diskusi adalah transformasi ekspor menuju pertumbuhan yang berkelanjutan, kompetitif, dan berbasis nilai tambah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Uji Lapangan HD785-7 Hybrid EREV Dimulai di Pertambangan Indonesia
Uji lapangan alat berat hybrid EREV Komatsu dilakukan di lokasi pertambangan milik anak usaha United Tractors untuk mengukur efisiensi dan kinerja teknologi elektrifikasi.
24 Oktober 2026

Rantai Pasok Tangguh Kunci Optimalisasi Nilai Mineral Kritis
Investasi terkoordinasi dan rantai pasok yang kuat menjadi kunci utama untuk mengeksploitasi nilai tambah tinggi dari mineral kritis di Indonesia.
24 Oktober 2026

Antam Siap Kelola Tambang Emas Baru di Papua
Pemerintah menutup operasional tambang emas PT Kristalin Eka Lestari di Nabire dan menyerahkan kawasan seluas 275,36 hektare kepada PT Aneka Tambang Tbk untuk pengelolaan berkelanjutan.
24 Oktober 2026

ANTAM Perkuat Fondasi Bisnis untuk Nilai Tambah Jangka Panjang
Perusahaan tambang nasional mencatatkan pertumbuhan signifikan di semester pertama 2026, dengan pendapatan Rp62,71 triliun dan laba naik 34%, seiring fokus pada hilirisasi dan optimalisasi operasional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Emas Antam Turun Rp10 Ribu per Gram Hari Ini
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Investor Desak MSCI Jelaskan Alasan Penurunan Status Pasar Indonesia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.26 WITA

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Suahasil Lantik Pejabat Baru, Sekjen Kemenkeu Diganti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Bahlil Dorong E50 untuk Kurangi Impor BBM
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Kemenkeu
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Sabtu, 24 Oktober 2026, 21.24 WITA

