Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Robot Humanoid Asal Tiongkok Tampilkan Aksi Spektakuler di Beijing

Dalam ajang World Humanoid Robot Games, robot humanoid Tiongkok menunjukkan kemampuan luar biasa, termasuk selebrasi ala Ronaldo, lari 100 meter lebih cepat dari Bolt, dan lompat tinggi melebihi rekor manusia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 18.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Robot Humanoid Asal Tiongkok Tampilkan Aksi Spektakuler di Beijing
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Ajang World Humanoid Robot Games edisi kedua resmi dibuka di National Speed Skating Oval, Beijing, dengan menampilkan inovasi terkini dalam teknologi robotik manusiawi. Lebih dari 1.000 robot humanoid dari berbagai negara berkumpul dalam upacara pembukaan bertema "Intelligence Competing Toward the Future", menunjukkan kemampuan sinkronisasi dan navigasi otonom dalam formasi kompleks. Aksi pertama yang mencuri perhatian adalah robot humanoid yang menirukan selebrasi khas Cristiano Ronaldo, "Siuuu", setelah mencetak gol dalam pertandingan sepak bola simulasi.

Kompetisi yang berlangsung selama lima hari ini melibatkan 666 tim dari 16 negara di enam benua, dengan total 2.056 robot yang akan bertarung dalam 51 nomor perlombaan. Salah satu performa paling mencolok datang dari 80 robot humanoid Booster T2 yang berjalan serempak dengan penyesuaian postur dinamis dan membentuk tulisan "BEIJING" dalam formasi terkoordinasi. Di sisi lain, 50 robot Tiangong Embodied Intelligence 3.0 dari Beijing Humanoid Robot Innovation Center menunjukkan kemampuan navigasi melengkung otonom dan bahkan melakukan gerakan gimnastik Thomas flare secara akurat.

Kemampuan fisik robot juga diuji secara ketat. Sebuah robot humanoid China berhasil melompat tinggi hingga 2,88 meter dari posisi berdiri, melampaui rekor dunia lompat tinggi manusia yang mencapai 2,45 meter. Dalam lomba lari 100 meter, robot lainnya mencatat waktu 9,39 detik, lebih cepat dari rekor dunia Usain Bolt yang 9,58 detik. Aksi ini menegaskan bahwa robot humanoid kini tidak lagi terbatas pada eksperimen laboratorium, melainkan mulai beradaptasi dengan tantangan dunia nyata.

Demonstrasi interaksi manusia-robot menjadi bagian penting dari acara. Robot terlibat dalam pertandingan simulasi dengan atlet ternama, termasuk petenis Zheng Jie dan juara Olimpiade tenis meja Ding Ning. Bahkan, mereka turut berpartisipasi dalam adu penalti bersama mantan pesepak bola China, Yang Chen. Selain itu, 36 robot humanoid tampil bersama musisi manusia dalam pertunjukan kolaboratif, memainkan piano, marimba, dan alat musik tiup elektronik menggunakan tangan lima jari dengan presisi tinggi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya