Jumat, 11 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Rupiah Melemah ke Rp17.547 per Dolar AS di Akhir Sesi

Nilai tukar rupiah turun ke Rp17.547 per dolar AS pada sore hari, terpicu tekanan dari volatilitas Timur Tengah dan aksi ambil untung.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 19.30 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 6x dibuka
Rupiah Melemah ke Rp17.547 per Dolar AS di Akhir Sesi📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis (10/9) sore berada di posisi Rp17.547 per dolar AS, mengalami pelemahan sebesar 36 poin atau 0,21 persen dibandingkan level sebelumnya. Pergerakan ini terjadi di tengah kondisi pasar keuangan Asia yang menunjukkan pergerakan bervariasi terhadap dolar AS.

Di kawasan Asia, sejumlah mata uang mengalami penurunan, termasuk peso Filipina yang melemah 0,05 persen, ringgit Malaysia turun 0,09 persen, dolar Singapura terkoreksi 0,03 persen, yen Jepang melemah 0,02 persen, dan won Korea Selatan terdepresiasi 0,13 persen. Sementara itu, yuan China dan dolar Hong Kong masing-masing menguat tipis 0,01 persen.

Pada sisi mata uang negara maju, poundsterling Inggris dan euro Eropa menguat masing-masing 0,05 persen dan 0,03 persen, sedangkan dolar Kanada serta franc Swiss naik 0,01 persen. Dolar Australia mengalami koreksi sebesar 0,07 persen terhadap dolar AS.

Analis DOO Financial Futures, Lukman Leong, menyebut pelemahan rupiah didorong oleh kekhawatiran eskalasi konflik di Timur Tengah yang berdampak pada kenaikan harga minyak dunia. Selain itu, aksi ambil untung dari posisi yang telah menguntungkan juga turut memperparah tekanan terhadap rupiah. Namun, penguatan penjualan ritel pada Juli—setelah dua bulan kontraksi beruntun—menjadi faktor penahan pelemahan lebih dalam.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya