Rupiah Melemah ke Rp17.903 per Dolar AS Jumat Sore
Rupiah berada di posisi Rp17.903 per dolar AS pada akhir perdagangan Jumat, menguat tipis 0,07 persen dibandingkan sebelumnya.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 17.44 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah pada sore hari, Jumat (25/9), berada di level Rp17.903 per dolar AS, menunjukkan penguatan sebesar 13 poin atau 0,07 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Penguatan ini terjadi di tengah pergerakan mayoritas mata uang Asia yang berada di zona positif terhadap dolar AS, mencerminkan sentimen pasar yang lebih optimistis terhadap ekonomi regional.
Mata uang negara-negara Asia lainnya juga menunjukkan kenaikan, termasuk peso Filipina yang menguat 0,43 persen, ringgit Malaysia 0,31 persen, dolar Singapura 0,11 persen, yen Jepang 0,40 persen, dan won Korea Selatan 1,14 persen. Sementara itu, yuan Tiongkok sedikit melemah 0,03 persen, dan dolar Hong Kong terkoreksi 0,01 persen terhadap dolar AS.
Di pasar global, pergerakan mata uang utama negara maju beragam. Euro Eropa menguat 0,08 persen, poundsterling Inggris naik 0,11 persen, dan dolar Australia menguat 0,20 persen. Di sisi lain, dolar Kanada melemah 0,06 persen, sedangkan franc Swiss terkoreksi 0,13 persen terhadap dolar AS.
Analis dari DOO Financial Futures, Lukman Leong, menyatakan bahwa penguatan rupiah dan mata uang Asia secara umum didorong oleh penurunan harga minyak mentah dunia, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS, serta pelemahan indeks dolar AS. Ia menilai harapan penyelesaian perundingan antara AS dan Iran, yang dapat membuka kembali Selat Hormuz, turut memberi kontribusi terhadap kenaikan mata uang regional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rupiah Menguat di Akhir Pekan, Dolar AS Melemah
Rupiah ditutup menguat tipis ke Rp17.880 per dolar AS pada Jumat (25/9/2026), setelah sempat melemah di awal perdagangan.
25 September 2026

IHSG Anjlok Lebih dari 1% Jelang Penutupan Pepekan
Indeks Harga Saham Gabungan turun lebih dari 1% pada akhir perdagangan Jumat, dipicu tekanan dari kenaikan imbal hasil obligasi AS dan sentimen global yang membebani pasar lokal.
25 September 2026

Ram Jethmal Punjabi Perkuat Kepemilikan Saham RAAM
Pendiri RAAM, Ram Jethmal Punjabi, tambahkan 918.300 saham melalui lima transaksi, tingkatkan kepemilikan hingga 68,83%.
25 September 2026

IHSG Terpuruk 0,82% ke 6.247 di Akhir Pekan
Indeks Harga Saham Gabungan melemah 0,82% ke level 6.247, dipengaruhi tekanan dari sektor pendidikan dan bank, serta lonjakan yield obligasi AS.
25 September 2026
Berita Lainnya

Aturan Baru Pelaporan Insidental Resmi Berlaku 1 Oktober
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

OJK Jelaskan Mekanisme Transaksi Saham BYAN di Pasar Negosiasi
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

KAI Usulkan Impor KRL Bekas Jepang untuk Atasi Kekurangan Armada
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

Imbal Hasil Obligasi AS Tembus Puncak 22 Tahun
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

Komisaris Independen Pelindo Jasa Maritim Dicopot Setelah Lima Hari Menjabat
Jumat, 25 September 2026, 17.45 WITA

Dana Pensiun Boleh Investasi Luar Negeri, Aturan Dibuat Ketat
Jumat, 25 September 2026, 17.45 WITA

Livin' Merchant Dorong Digitalisasi UMKM di Daerah
Jumat, 25 September 2026, 17.45 WITA

BRImo Hadirkan Diskon & Hadiah Spesial di Pestapora Jakarta 2026
Jumat, 25 September 2026, 17.45 WITA

