Sarasehan Hari Tani Dorong Produktivitas Petani Karanganyar
AB2TI gelar kegiatan serentak di Karanganyar untuk tingkatkan produksi pertanian melalui distribusi benih inovatif dan edukasi teknologi.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 15.47 WITA·👁 3 orang membaca· 3 hari ini · 6x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Kegiatan sarasehan peringatan Hari Tani Nasional digelar di GOR Desa Pablengan, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, pada Kamis (24/9/2026). Acara ini diselenggarakan oleh Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas petani lokal. Selain sarasehan, kegiatan mencakup pembagian benih padi IF8, benih padi merah wangi, serta nonton bareng film Seribu Bayang Purnama sebagai bagian dari penguatan semangat keberlanjutan di sektor pertanian.
Benih IF8 yang didistribusikan kepada perwakilan petani dari berbagai wilayah di Karanganyar merupakan hasil pengembangan inovasi AB2TI yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas. Dengan menanam 5 kilogram benih IF8 dalam satu musim tanam, petani berpotensi memperoleh hasil panen hingga sekitar satu ton. Angka ini menjadi acuan penting dalam menunjukkan efisiensi dan potensi hasil yang lebih tinggi dibandingkan varietas konvensional.
Selain benih padi IF8, AB2TI juga membagikan benih padi merah wangi dan sorgum sebagai bagian dari strategi diversifikasi pangan. Upaya ini bertujuan memperluas pilihan tanaman dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal. Dengan pendekatan teknologi dan peningkatan akses benih unggul, AB2TI menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga, petani, dan pemerintah dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan.
Ketua Umum AB2TI, Dwi Andreas Santosa, menegaskan bahwa distribusi benih bukan sekadar bantuan, melainkan bagian dari pendekatan sistemik untuk mengedukasi petani tentang inovasi pertanian modern. Ia menilai bahwa dengan memperkenalkan varietas unggul dan teknologi pendukung, produktivitas sektor pertanian dapat ditingkatkan secara signifikan. Acara diharapkan menjadi momentum untuk membangun ekosistem pertanian yang lebih maju dan mandiri.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Rupiah Menguat di Akhir Pekan, Dolar AS Melemah
Rupiah ditutup menguat tipis ke Rp17.880 per dolar AS pada Jumat (25/9/2026), setelah sempat melemah di awal perdagangan.
25 September 2026

IHSG Anjlok Lebih dari 1% Jelang Penutupan Pepekan
Indeks Harga Saham Gabungan turun lebih dari 1% pada akhir perdagangan Jumat, dipicu tekanan dari kenaikan imbal hasil obligasi AS dan sentimen global yang membebani pasar lokal.
25 September 2026

Ram Jethmal Punjabi Perkuat Kepemilikan Saham RAAM
Pendiri RAAM, Ram Jethmal Punjabi, tambahkan 918.300 saham melalui lima transaksi, tingkatkan kepemilikan hingga 68,83%.
25 September 2026

IHSG Terpuruk 0,82% ke 6.247 di Akhir Pekan
Indeks Harga Saham Gabungan melemah 0,82% ke level 6.247, dipengaruhi tekanan dari sektor pendidikan dan bank, serta lonjakan yield obligasi AS.
25 September 2026
Berita Lainnya

Aturan Baru Pelaporan Insidental Resmi Berlaku 1 Oktober
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

OJK Jelaskan Mekanisme Transaksi Saham BYAN di Pasar Negosiasi
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

KAI Usulkan Impor KRL Bekas Jepang untuk Atasi Kekurangan Armada
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

Imbal Hasil Obligasi AS Tembus Puncak 22 Tahun
Jumat, 25 September 2026, 17.46 WITA

Komisaris Independen Pelindo Jasa Maritim Dicopot Setelah Lima Hari Menjabat
Jumat, 25 September 2026, 17.45 WITA

Dana Pensiun Boleh Investasi Luar Negeri, Aturan Dibuat Ketat
Jumat, 25 September 2026, 17.45 WITA

Livin' Merchant Dorong Digitalisasi UMKM di Daerah
Jumat, 25 September 2026, 17.45 WITA

BRImo Hadirkan Diskon & Hadiah Spesial di Pestapora Jakarta 2026
Jumat, 25 September 2026, 17.45 WITA

