Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Ruth Sahanaya Jalani Produksi Mandiri, Tabungan Jadi Modal Utama

Penyanyi senior Ruth Sahanaya menghadapi tantangan finansial saat memproduksi EP terbarunya secara mandiri melalui label pribadinya.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 12.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Ruth Sahanaya Jalani Produksi Mandiri, Tabungan Jadi Modal Utama
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Ruth Sahanaya, yang dikenal sebagai salah satu ikon musik Tanah Air, kini memilih jalur independen dalam merilis karya terbarunya. EP berjudul *Merindu* menjadi bukti nyata dari komitmen sang seniman untuk menjaga keaslian kreatif tanpa bergantung pada label besar. Proses produksi yang sebelumnya ditanggung pihak ketiga kini sepenuhnya dikelola oleh Roots Sahanaya Production, label miliknya sendiri, dengan semua keputusan finansial diambil secara langsung.

Dalam wawancara eksklusif, ia mengungkapkan bahwa keputusan tersebut bukan tanpa tantangan. “Perbedaannya sangat terasa—struggle-nya jauh lebih besar. Kali ini, semua biaya berasal dari kami sendiri, dari saku pribadi. Bahkan harus menabung dalam waktu cukup lama,” ujarnya dengan tegas. Ia menyadari bahwa menghasilkan karya musik berkualitas tidak hanya soal bakat, tetapi juga investasi finansial yang signifikan.

Proses ini mengajarkan Ruth Sahanaya nilai-nilai baru dalam dunia kreatif. Ia kini lebih cermat dalam merencanakan anggaran, dari rekaman hingga penerbitan. “Saya baru benar-benar paham betapa besar biaya yang dibutuhkan setelah menjalani sendiri. Awalnya kira-kira, ternyata jumlahnya jauh lebih besar dari perkiraan,” ungkapnya, menggambarkan realitas produksi musik yang tak selalu tercermin dari hasil akhir yang disaksikan publik.

Dengan EP *Merindu* sebagai bentuk perjuangan, Ruth Sahanaya menegaskan bahwa independensi bukan sekadar pilihan, tapi juga bentuk tanggung jawab terhadap karya yang dihasilkan. Ia berharap karya ini bisa menjadi inspirasi bagi para seniman muda yang ingin membangun karier tanpa bergantung pada sistem tradisional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya