Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Satgas Cartenz Hancurkan Markas KKB di Intan Jaya

Operasi di hutan perbatasan Intan Jaya berhasil menggagalkan persembunyian KKB dan memusnahkan struktur tersembunyi yang digunakan sebagai basis aktivitas ilegal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 21.19 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 115x dibuka
Satgas Cartenz Hancurkan Markas KKB di Intan Jaya📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz berhasil menemukan dan menghancurkan struktur persembunyian milisi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah hutan perbatasan Kampung Kulindigi dan Kampung Bulage, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Penemuan ini dilakukan dalam operasi yang berlangsung pada Sabtu (17/10), dengan fokus pada pemantauan dan pengintaian terhadap aktivitas ilegal yang dilaporkan mengancam keamanan wilayah. Lokasi tersebut bersembunyi di tengah hutan lebat, dengan desain yang disesuaikan secara alami dengan lingkungan sekitar.

Bangunan yang ditemukan berupa honai dengan konstruksi yang menyatu dengan alam, memanfaatkan pepohonan, tumbuhan, dan tanah untuk menyamarkan bentuk fisiknya. Bentuknya menyerupai bunker yang sulit terdeteksi dari udara maupun pengawasan darat. Kombes Yusuf Sutejo, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, menyatakan bahwa struktur ini merupakan pusat operasional KKB wilayah Kodap VIII Soanggama, yang diketahui bergerak secara terkoordinasi dan berpotensi melancarkan aksi kekerasan.

Dalam penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti penting, termasuk 559 selongsong peluru kaliber 5,56 mm, dua set senapan dalam kondisi terurai, serta komponen senapan seperti popor dan laras. Selain itu, ditemukan satu bendera Bintang Kejora, satu pisau karambit, dan berbagai dokumen organisasi milisi, termasuk laporan TPNPB Kodap XIX Kemabu Intan Jaya yang ditujukan kepada Batalyon Uwia, serta catatan transaksi jual beli amunisi dan buku catatan berstempel TPNPB Batalyon Bula Kompi Senapan A Tanah Merah.

Untuk mencegah penggunaan kembali, lokasi persembunyian tersebut secara resmi dimusnahkan oleh petugas. Seluruh barang bukti telah dikumpulkan dan akan menjadi bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut guna menelusuri asal-usul amunisi dan keterkaitan dengan dugaan tindak pidana. Langkah ini menunjukkan komitmen operasi untuk memutus rantai aktivitas ilegal dan menekan penyebaran kekerasan di wilayah Papua Tengah.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya