SDM Sekolah Rakyat Dilibatkan Jadi Agen Perlinsos
Menteri Sosial mengajak SDM Sekolah Rakyat ikut jadi Agen Perlinsos demi akurasi data dan perluasan cakupan bantuan sosial secara digital.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 22.36 WITA·👁 4 orang membaca· 4 hari ini · 9x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah memperluas peran sumber daya manusia dari Sekolah Rakyat sebagai mitra strategis dalam peningkatan akurasi data penerima bantuan sosial. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menginstruksikan para anggota SDM tersebut untuk bergabung dalam Gerakan Nasional Peduli Tetangga, dengan tugas khusus sebagai Agen Perlinsos. Tujuannya adalah menjangkau warga yang belum terdaftar dalam program bantuan, terutama mereka yang kesulitan mengakses layanan digital atau belum memiliki dokumen lengkap.
Keterlibatan Agen Perlinsos menjadi langkah konkret dalam mewujudkan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang berpijak pada Pasal 34 ayat (1) UUD 1945, yang menegaskan kewajiban negara dalam menjamin perlindungan bagi fakir miskin dan anak-anak terlantar. Gus Ipul menekankan bahwa keberhasilan program sosial tergantung pada kualitas data yang valid, sehingga partisipasi masyarakat—termasuk warga sekitar—diperlukan untuk memastikan bahwa bantuan tepat sasaran dan tidak mengalami tumpang tindih.
Proses pemutakhiran data dilakukan secara berkala setiap tiga bulan melalui Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang DTSEN, yang bertujuan menciptakan sistem data tunggal terintegrasi. Dalam proses ini, peran Agen Perlinsos sangat krusial karena mereka menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat lokal, khususnya kelompok rentan yang sulit dijangkau secara langsung. Mereka diharapkan mampu mengidentifikasi dan mendaftarkan warga yang membutuhkan bantuan, meski belum memiliki akses teknologi atau keberanian untuk melapor sendiri.
Dengan sistem digital yang terus diperbarui, program ini diharapkan mampu mempercepat distribusi bantuan sosial secara inklusif dan transparan. Menurut Menteri Sosial, keberhasilan eksekusi kebijakan sosial akan tergantung pada keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk para anggota Sekolah Rakyat, yang menjadi garda terdepan dalam memastikan bahwa tidak ada warga yang terlewatkan dalam perlindungan negara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Pemerintah melatih 32 pejabat Kemenko Perekonomian di China untuk meningkatkan kapasitas negosiasi dalam perundingan ekonomi internasional demi capai target pertumbuhan 8% pada 2029.
11 September 2026

Harga Cabai Rawit Nasional Capai Rp81 Ribu per Kg, Pemerintah Akselerasi Distribusi
Harga cabai rawit nasional mencapai Rp81.052 per kg, didorong kemarau panjang dan serangan OPT, pemerintah segera mobilisasi stok dari daerah surplus melalui program FDP.
11 September 2026

Bantuan Pangan Beras Tersalurkan di Kediri untuk 251 Ribu Penerima
Pemerintah melalui Bulog dan Kemenko Pangan salurkan 7.542 ton beras untuk 251.412 penerima di Kabupaten Kediri, Juli-September 2026.
11 September 2026

KTT BRICS di New Delhi Jadi Ujian Kekompakan Global
KTT BRICS di New Delhi menjadi fokus dunia saat pemimpin Rusia, China, Iran, dan India bertemu di tengah ketegangan geopolitik dan tantangan ekonomi global.
11 September 2026
Berita Lainnya

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA


