Selasa, 6 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Sekda Baubau Tegas: ASN yang Melanggar Disiplin Tak Dibolehkan

Pemerintah Kota Baubau tegaskan nol toleransi terhadap pelanggaran disiplin ASN, dengan langkah tegas termasuk pemecatan bagi pelanggar berulang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 6 Oktober 2026, 09.01 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kota Baubau kembali menegaskan komitmen kuat terhadap penegakan disiplin aparatur sipil negara (ASN), dengan menetapkan kebijakan nol toleransi terhadap pelanggaran kode etik dan aturan kerja. Kebijakan ini ditegaskan secara tegas oleh Sekretaris Daerah (Sekda) setempat, yang menyatakan bahwa setiap pelanggaran, baik ringan maupun berulang, akan mendapat tindakan tegas sesuai peraturan yang berlaku.

Dalam pernyataan resmi, Sekda menekankan bahwa disiplin bukan sekadar aturan formal, melainkan bagian penting dari budaya kerja yang profesional dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa pelanggaran seperti bolos kerja, terlambat datang, atau penggunaan waktu kerja untuk kepentingan pribadi tidak akan lagi dianggap sepele. Setiap pelanggar akan diproses sesuai mekanisme hukum dan administrasi yang berlaku, termasuk pemecatan jika terbukti melakukan pelanggaran berulang.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap temuan pelanggaran disiplin yang terus muncul dalam evaluasi kinerja instansi pemerintahan. Pemerintah kota menilai bahwa pelanggaran tersebut tidak hanya merusak citra institusi, tetapi juga menghambat efektivitas layanan publik. Oleh karena itu, upaya penguatan disiplin dianggap sebagai fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan berorientasi pada pelayanan.

Sekda juga menegaskan bahwa penegakan disiplin akan dilakukan secara konsisten dan tanpa pandang bulu, baik terhadap pejabat maupun staf biasa. Ia mengimbau seluruh ASN untuk menjaga integritas, menjalankan tugas sesuai peran, serta mendorong budaya kerja yang produktif dan menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme. Tujuan akhirnya adalah menciptakan lingkungan kerja yang sehat, efisien, dan berdaya saing tinggi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya