Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Sekolah Rakyat Gelar Open House Serentak di 182 Titik

Kementerian Sosial menggelar open house peringatan satu tahun Sekolah Rakyat di 182 lokasi se-Indonesia, dihadiri Menteri Sosial Gus Ipul dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono secara daring dan luring.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 21.02 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 33x dibuka
Sekolah Rakyat Gelar Open House Serentak di 182 Titik📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Kegiatan open house sekolah rakyat yang berlangsung serentak di 182 titik di seluruh Indonesia menjadi wadah untuk memperkenalkan program prioritas Presiden Prabowo Subianto secara lebih luas kepada masyarakat. Acara resmi dibuka oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau akrab disapa Gus Ipul, bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, yang hadir secara langsung di SRMA 13 Bekasi dan terhubung dengan lokasi lain melalui konferensi daring.

Dalam sambutannya, Gus Ipul menekankan bahwa momentum ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan hari ulang tahun Presiden Prabowo. Ia mengajak seluruh hadirin untuk menyampaikan doa terbaik bagi kepemimpinan Presiden, dengan harapan agar beliau diberi kesehatan, panjang umur, dan terus sukses dalam memimpin bangsa.

Ia menyampaikan kegembiraan atas perkembangan yang dirasakan dari program Sekolah Rakyat sejak diluncurkan pada 2025. Banyak siswa yang sebelumnya mengalami kesulitan pendidikan, termasuk putus sekolah atau kehilangan motivasi, kini tampil percaya diri di atas panggung. Perubahan ini, menurutnya, menjadi bukti nyata bahwa pendidikan inklusif dapat mengubah nasib anak-anak dari latar belakang terbatas.

Hingga saat ini, lebih dari 44.000 anak telah menikmati manfaat dari program Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Dengan 182 titik penyelenggaraan, program ini terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam mencapai tujuan pendidikan merata dan pemberdayaan sosial.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya