Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Serangan Udara AS Tewaskan Empat Orang di Acara Pernikahan Iran

Serangan udara Amerika Serikat menewaskan empat orang dan melukai 50 warga di sebuah desa di Iran, termasuk seorang anak, saat acara pernikahan sedang berlangsung.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 09.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Serangan Udara AS Tewaskan Empat Orang di Acara Pernikahan Iran
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Serangan udara yang dilakukan oleh Amerika Serikat di wilayah Iran mengakibatkan empat nyawa melayang, dengan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Insiden tersebut terjadi saat sebuah acara pernikahan sedang berlangsung di desa Kuhestak, yang menjadi sasaran serangan. Informasi terbaru dari otoritas kesehatan Iran menyebutkan bahwa korban tewas kini mencapai empat orang, termasuk seorang anak kecil.

Kantor berita lokal melaporkan bahwa serangan menargetkan area yang diklaim sebagai lokasi kegiatan militer, namun menyebabkan dampak besar terhadap warga sipil. Sebanyak 50 orang terluka dalam insiden tersebut, sebagian besar mengalami cedera akibat ledakan dan puing-puing bangunan. Kondisi korban yang terluka kini sedang ditangani oleh petugas medis di rumah sakit terdekat.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Hossein Kermanpour, mengonfirmasi jumlah korban tewas dan luka dalam pernyataannya di platform X. Ia menegaskan bahwa serangan tersebut terjadi di lokasi yang tidak memiliki kaitan langsung dengan aktivitas militer, menyoroti keparahan dampak terhadap masyarakat sipil. Kermanpour menekankan bahwa warga yang terluka berasal dari berbagai kalangan, termasuk anak-anak dan perempuan.

Insiden ini menambah tensi antara Iran dan Amerika Serikat, yang telah berlangsung secara intens dalam beberapa waktu terakhir. Serangan tersebut menjadi bukti bahwa konflik regional dapat berdampak langsung pada kehidupan sipil, bahkan dalam momen-momen sakral seperti pernikahan. Pihak Iran menyerukan keadilan internasional dan menekankan pentingnya menjaga netralitas dalam konflik yang melibatkan negara-negara berdaulat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya