Serangan Udara AS Tewaskan Lima di Acara Pernikahan Iran
Serangan udara yang diduga berasal dari Amerika Serikat menewaskan lima orang dan melukai 70 lainnya dalam acara pernikahan di Sirik, Hormozgan, Iran, pada 1 September.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 09.42 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 13x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Serangan udara yang menghantam sebuah acara pernikahan di wilayah Sirik, Provinsi Hormozgan, Iran, telah menewaskan lima warga sipil, dengan tujuh puluh lainnya mengalami luka-luka serius. Kepala Bidang Ilmu Pengetahuan Medis Universitas Hormozgan, Pejman Shahrokhi, mengonfirmasi kematian Asieh Moulaeinejad akibat cedera parah yang diderita dalam insiden tersebut, sehingga total korban tewas naik menjadi lima orang.
Peristiwa terjadi pada malam 1 September, saat sejumlah warga berkumpul untuk merayakan pernikahan di sebuah lokasi terbuka. Serangan tersebut mengguncang wilayah yang sebelumnya tidak diketahui menjadi target militer. Pemerintah Iran menyatakan bahwa tempat perayaan tersebut tidak memiliki kaitan dengan aktivitas militer, menekankan bahwa korban adalah warga sipil yang sedang menghadiri acara keluarga.
Pihak Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) membantah menargetkan warga sipil, menegaskan bahwa serangan tersebut dilakukan sebagai respons terhadap ancaman militer yang berasal dari Iran. Menurut pernyataan CENTCOM, sasaran utama adalah fasilitas militer milik Korps Garda Revolusi Islami (IRGC), termasuk sistem pertahanan udara, stasiun radar, fasilitas angkatan laut, dan infrastruktur komunikasi.
Insiden ini memperkuat ketegangan regional yang telah memburuk sejak serangan balasan Iran terhadap pangkalan militer AS di UEA dan Kuwait. Dalam konteks yang lebih luas, serangan tersebut menandai eskalasi baru dalam tensi antara AS dan Iran, yang terus memicu kekhawatiran atas kemungkinan konflik lebih luas di kawasan Timur Tengah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026

<Korea Utara dan Ancaman Invasi: Realitas atau Simulasi Game?>
<Game Call of Duty menggambarkan invasi Korea Utara ke Korea Selatan, yang secara historis pernah terjadi dan kini kembali menjadi perhatian akibat perubahan sikap Pyongyang.>
24 Oktober 2026

Champi Masuki Wilayah China Setelah Guyur Taiwan dan Jepang
Topan Champi melanda China setelah merusak Taiwan dan pulau selatan Jepang, menyebabkan evakuasi massal, pemadaman listrik, dan pembatalan ratusan penerbangan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

